2026–2027 Jadi Tahun Emas ASN Kuningan, Enam Kursi Strategis Segera Kosong
2026–2027 Jadi Tahun Emas ASN Kuningan, Enam Kursi Strategis Segera Kosong-Istimewa-radarcirebon
KUNINGAN, RADARCIREBON.COM –Tahun 2026 hingga 2027 diproyeksikan menjadi periode krusial bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, khususnya mereka yang saat ini menduduki posisi Eselon III.
Pasalnya, dalam rentang dua tahun tersebut, enam jabatan pimpinan tinggi pratama (Eselon II) Pemkab Kuningan dipastikan akan mengalami kekosongan akibat pejabatnya memasuki masa purna tugas. Kondisi ini membuka ruang promosi yang luas bagi ASN potensial di level bawah untuk naik ke jenjang strategis pemerintahan daerah.
Menariknya, proses pengisian jabatan ke depan tidak lagi mengandalkan mekanisme open bidding atau seleksi terbuka, melainkan menggunakan skema manajemen talenta, sebuah sistem berbasis pemetaan kompetensi, kinerja, dan rekam jejak ASN.
Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan, tahun 2026 akan menjadi awal gelombang kekosongan jabatan strategis.
BACA JUGA:Tragis! Warga Cirebon Tewas Terperosok Lubang Trotoar Besar
Salah satu pejabat yang memasuki masa pensiun adalah Ahmad Juber, Kepala Inspektorat Kabupaten Kuningan. Ia yang lahir 30 April 1966 akan mengakhiri pengabdiannya sebagai ASN per 1 Mei 2026.
Pemerhati politik dan kebijakan daerah, Abdul Haris, membenarkan bahwa Ahmad Juber merupakan bagian dari deretan pejabat senior yang akan segera meninggalkan birokrasi.
Menurut Haris, momen menarik terjadi pada pertengahan 2026, ketika dua pejabat tinggi Pemkab Kuningan pensiun secara bersamaan.
Mereka adalah Dadi Haryadi, Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, lahir 10 Juni 1966. Asep Budi Setiawan, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapar), lahir 13 Juni 1966
“Keduanya resmi purna tugas per 1 Juli 2026. Ini jarang terjadi, dua posisi strategis kosong dalam waktu bersamaan,” ujar Haris, Jumat (2/1/2026).
BACA JUGA:Maling Gondol Motor di Pejambon, Sempat Papasan dengan Anak Korban
Gelombang pensiun tidak berhenti di pertengahan 2026. Pada 1 Oktober 2026, Yudi Nugraha, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), juga dijadwalkan purna tugas.
Memasuki Januari 2027, Pemkab Kuningan kembali kehilangan dua pejabat senior sekaligus, yakni: Laksono Dwi Putranto, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda), lahir 22 Desember 1966. Selanjutnya Beni Prihayatno, Kepala BKPSDM Kabupaten Kuningan, lahir 29 Desember 1966.
“Karier Pak Beni terbilang lengkap. Pernah menjabat camat hingga Penjabat Sekda. Tidak semua ASN memiliki rekam jejak seperti itu,” tegas Haris yang juga dikenal sebagai advokat senior di Kuningan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

