Curah Hujan Tinggi, Rumah Ambruk dan Tanah Longsor Terjadi di Kuningan
Tim assessment BPBD Kuningan meninjau tanah longsor di Desa Margacina, Kabupaten Kuningan.-BPBD Kuningan for Radar Cirebon -
Di tengah cuaca yang masih diguyur hujan ringan, keluarga tersebut kini hidup dalam rasa was-was akan kemungkinan ambruk susulan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat kelurahan setempat langsung berkoordinasi dengan aparat kecamatan, TNI, Polri, Baznas, serta BPBD Kuningan. BPBD juga telah menurunkan tim assessment ke lokasi dan menyalurkan bantuan logistik kedaruratan.
Sementara itu, aparat kelurahan bersama warga setempat berencana melakukan pembersihan material genteng dan puing-puing bangunan yang ambruk.
BPBD Kuningan mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati, khususnya di musim penghujan, terutama bagi warga yang tinggal di rumah dengan kondisi bangunan tua dan rapuh.
"Untuk kebutuhan darurat saat ini, yang paling dibutuhkan adalah material bangunan. Langkah penanganan lanjutan akan terus kami koordinasikan bersama pihak kelurahan dan instansi terkait,” tutupnya.
Musibah lainnya akibat cuaca ekstrem, akses jalan di Desa Margacina terancam longsor setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah tersebut semalaman.
Indra menjelaskan, bahwa longsor terjadi di ruas Jalan Desa Margacina akibat kondisi tanah yang labil dan tidak mampu menahan beban air hujan.
"Longsoran terjadi pada tebing dan bahu jalan desa. Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, Tembok Penahan Tanah (TPT) di bahu jalan mengalami longsor dengan panjang sekitar 8 meter, tinggi 6 meter, dan lebar 60 sentimeter.
Selain itu, gorong-gorong serta sebagian badan jalan ikut terbawa longsoran, sehingga akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Tak hanya itu, tebing bahu jalan lainnya juga mengalami longsor dengan panjang sekitar 10 meter, tinggi 7 meter, dan lebar 1 meter. Kondisi ini semakin memperparah risiko keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan masih berlangsung.
BPBD Kuningan mencatat sejumlah kerugian material, di antaranya longsornya TPT, rusaknya gorong-gorong, badan jalan yang tergerus sepanjang 8 meter dengan lebar 2 meter, serta longsornya tebing bahu jalan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

