Daya Motor

Pasca Kasus BGN, Kejari Kuningan Perketat Pengawasan Program MBG

Pasca Kasus BGN, Kejari Kuningan Perketat Pengawasan Program MBG

Ilustrasi kantor Kejari Kuningan. -Ist-

Aplikasi ini dirancang untuk memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Melalui platform tersebut, berbagai data terkait operasional dapur SPPG, laporan kegiatan, hingga potensi kendala maupun permasalahan di lapangan dapat dipantau secara berkala.

Sistem ini diharapkan mampu mendeteksi kemungkinan penyimpangan sejak tahap awal sehingga dapat dicegah sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

BACA JUGA:Pemerintah Terus Perkuat Tata Kelola Program MBG, 16.046 SPPG Sudah Kantongi SLHS

Brian menjelaskan, penggunaan teknologi digital menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program yang dibiayai menggunakan anggaran negara.

Dalam waktu dekat, Kejari Kuningan juga berencana menggelar sosialisasi penggunaan aplikasi Jaga Dapur MBG kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program.

Sosialisasi tersebut bertujuan agar setiap pengelola memahami mekanisme pelaporan dan pengawasan yang telah disiapkan.

"Pengawasan akan menjadi lebih terukur karena seluruh data dan laporan dapat dipantau melalui satu sistem yang terintegrasi," jelasnya.

Selain penguatan sistem digital, Kejari Kuningan juga menaruh perhatian terhadap berbagai keluhan masyarakat yang belakangan muncul terkait pelaksanaan Program MBG di sejumlah daerah.

BACA JUGA:MBG Jadi Sorotan, Komnas PPLH Minta SPPG Dikelola Profesional dan Ramah Lingkungan

Berbagai laporan dan masukan dari masyarakat dinilai menjadi indikator penting untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.

Oleh karena itu, pengawasan terhadap pelaksanaan program akan terus diperkuat agar seluruh tahapan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan pemerintah.

Sebagai salah satu institusi pengawas, Kejaksaan memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh mekanisme program berlangsung secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Pengawasan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek administrasi, tetapi juga menyentuh pelaksanaan teknis di lapangan.

Untuk memperoleh gambaran yang lebih nyata, Kejari Kuningan juga tengah menyiapkan agenda inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dapur SPPG.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase