Ok
Daya Motor

Dorong Kewirausahaan, TIKI Hadirkan Peluang Bisnis Kurir yang Mudah dan Terjangkau

Dorong Kewirausahaan, TIKI Hadirkan Peluang Bisnis Kurir yang Mudah dan Terjangkau

Customer service tengah melayani proses pengiriman paket di Gerai TIKI 24 Jam Casablanca. Gerai ini merupakan salah satu milik mitra TIKI, Bapak Safrijal Siregar SH SE MM MH (kanan), yang telah bergabung sejak 2013. -Tiki-Radar Cirebon

JAKARTA,RADARCIREBON.COM – PT. Citra Van Titipan Kilat (“TIKI”), perusahaan jasa pengiriman terkemuka dengan rekam jejak 55 tahun di Indonesia, mengajak generasi muda untuk berani memulai langkah pertama dalam dunia bisnis.

Melalui model bisnis keagenan kurir, TIKI menawarkan kesempatan bagi calon pengusaha muda untuk masuk ke industri logistik yang terus berkembang tanpa harus membangun usaha dari nol.

Direktur Utama TIKI, Yulina Hastuti menyampaikan bahwa peluang usaha di sektor logistik semakin terbuka lebar.

“Generasi muda Indonesia memiliki kreativitas dan energi yang besar untuk membangun usaha. Tantangannya, mereka sering kali bingung mencari bisnis yang sudah terbukti stabil,” ujarnya.

“Melalui keagenan TIKI, kami menyediakan sistem yang matang, dukungan operasional, dan ekosistem logistik yang kuat sehingga mitra dapat langsung fokus membesarkan bisnisnya.”

BACA JUGA:Pakai Sandal Jepit, KDM Cek Sungai Penyebab Banjir di Kota Cirebon

Pertumbuhan e-commerce, ekspansi UMKM, serta meningkatnya perilaku belanja online menjadikan sektor logistik salah satu industri dengan potensi besar di Indonesia. Kebutuhan masyarakat akan layanan pengiriman yang cepat, aman, dan mudah diakses terus mendorong naiknya permintaan.

Kondisi ini membuka peluang usaha yang stabil dan berkelanjutan bagi generasi muda yang ingin mulai berbisnis dengan risiko relatif rendah.

Panduan Sederhana Memilih Perusahaan Kurir Sebagai Mitra Usaha

Memulai bisnis keagenan membutuhkan mitra yang mampu memberikan dukungan menyeluruh. Calon pengusaha perlu mempertimbangkan reputasi perusahaan, luasnya jaringan layanan, kemudahan sistem operasional dan teknologi, serta ketersediaan pelatihan dan materi promosi. Selain itu, skema investasi yang jelas dan terjangkau akan membantu pelaku usaha membangun bisnis dengan lebih yakin.

“TIKI telah menjalankan konsep waralaba sejak awal berdiri. Kami percaya bahwa bisnis waralaba yang sehat adalah bisnis yang memungkinkan perusahaan dan mitra berkembang bersama, berbagi nilai yang sama, dan memiliki rasa kepemilikan yang setara. Karena itu, program pengembangan dan pendampingan mitra menjadi bagian penting agar mereka memahami seluk- beluk bisnis jasa kurir dan menjadi partner yang saling menguatkan,” ujar Yulina.

BACA JUGA:Tanpa Agenda Resmi, Gubernur Jabar ke Kota Cirebon, Sejumlah Titik Banjir Disidak

Dengan pengalaman lebih dari 55 tahun, TIKI telah membangun jaringan distribusi yang kuat dan luas, mencakup 66 kota besar di Indonesia, lebih dari 500 kantor perwakilan, lebih dari 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan. Kredibilitas dan jangkauan ini menjadikan TIKI mitra kurir yang andal untuk memulai usaha.

TIKI menawarkan skema keagenan yang fleksibel dan menarik melalui TIKI Gerai, dengan pembagian keuntungan yang transparan dan komisi harian hingga 28 persen dari omzet. Modal awal kemitraannya pun relatif terjangkau, yakni sebesar Rp 6 juta, sehingga membuka peluang bagi lebih banyak pebisnis muda untuk masuk ke industri jasa kurir.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: