Daftar Lengkap 96 Lokasi Rukyatul Hilal Ramadan 2026, Sidang Isbat Digelar Malam Ini
Foto dokumen pemantauan hilal di Pantai Baro Gebang Kabupaten Cirebon.-Istimewa-radarcirebon.com
JAKARTA, RADARCIREBON.COM - Pemantauan hilal atau rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah akan dilaksanakan serentak di 96 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia, Selasa 17 Februari 2026.
Hasil pengamatan tersebut akan menjadi bahan utama dalam sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) pada malam harinya.
Sidang isbat penetapan 1 Ramadan 1447 H dijadwalkan berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta mulai pukul 18.30 WIB.
Forum ini akan mempertemukan data hisab (perhitungan astronomi) dengan hasil rukyatul hilal dari berbagai daerah sebelum pemerintah mengumumkan keputusan resmi kepada publik.
BACA JUGA:Destinasi Baru! Pantai Imut Jongor Cirebon Gratis Tanpa Tiket, Cocok untuk Ngabuburit
BACA JUGA:Awal Puasa 2026 Ditentukan 17 Februari, Kemenag Pantau Hilal di 96 Titik
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa proses penetapan awal Ramadan dilakukan secara ilmiah, transparan, dan melibatkan banyak unsur.
“Sidang isbat mempertemukan data hisab dengan hasil rukyatul hilal. Pemerintah berupaya memastikan penetapan awal Ramadan dilakukan secara ilmiah, transparan, dan melibatkan seluruh unsur terkait,” ujarnya, Senin 16 Februari 2026.
Berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak atau konjungsi menjelang Ramadan 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 19.01 WIB.
Namun, saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia, posisi hilal diperkirakan masih berada di bawah ufuk.
Ketinggian hilal tercatat berkisar antara minus 2 derajat 24 menit 42 detik hingga minus 0 derajat 58 menit 47 detik.
Sementara itu, sudut elongasi berada pada rentang 0 derajat 56 menit 23 detik hingga 1 derajat 53 menit 36 detik.
Secara teoritis, posisi tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal yang digunakan di kawasan Asia Tenggara, termasuk kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Artinya, peluang hilal terlihat sangat kecil.
Meski demikian, rukyatul hilal tetap dilaksanakan untuk melengkapi data hisab. Hasil pengamatan dari seluruh titik akan menjadi bahan pembahasan dalam sidang isbat sebelum pemerintah menetapkan awal Ramadan secara resmi.
BACA JUGA:Arab Saudi Pantau Hilal 17 Februari 2026, Awal Puasa Diprediksi 19 Februari
Rukyatul hilal melibatkan Kantor Wilayah Kemenag provinsi dan Kantor Kemenag kabupaten/kota, bekerja sama dengan Pengadilan Agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.
Berikut daftar lengkap 96 lokasi rukyatul hilal awal Ramadan 1447 H/2026 M:
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

