Daya Motor

BBM RON 92+ dan Risiko Mesin Knocking, Ini Hubungannya dengan Cuaca Terik

BBM RON 92+ dan Risiko Mesin Knocking, Ini Hubungannya dengan Cuaca Terik

BBM RON 92+ membantu mencegah mesin knocking saat suhu ekstrem.-Freepik-

Gunakan coolant sesuai spesifikasi kendaraan. Jangan menunggu indikator temperatur mesin naik baru memeriksa sistem pendingin.

  • Gunakan Oli Sesuai Spesifikasi

Oli tidak hanya berfungsi mengurangi gesekan antarkomponen. Pelumas juga membantu mengendalikan temperatur komponen internal mesin.

Gunakan viskositas dan spesifikasi oli sesuai rekomendasi pabrikan serta lakukan penggantian secara berkala.

  • Periksa Filter Udara

Filter udara yang kotor atau tersumbat dapat menghambat aliran udara menuju mesin.

Pemeriksaan dan penggantian filter secara berkala membantu menjaga suplai udara tetap optimal.

  • Periksa Kondisi Busi

Busi yang aus, kotor, atau tidak sesuai spesifikasi dapat mengganggu proses pembakaran.

Pastikan jenis dan tingkat panas (heat range) busi sesuai dengan rekomendasi kendaraan.

  • Jangan Abaikan Suara Ngelitik

Jika muncul suara ketukan dari mesin, terutama ketika kendaraan berakselerasi atau menanjak, jangan langsung menganggapnya sebagai suara mesin biasa.

Perhatikan kondisi tersebut dan lakukan pemeriksaan jika suara muncul berulang.

Kesimpulan

Cuaca panas ekstrem memang bukan satu-satunya penyebab mesin mengalami knocking. 

Kondisi mesin, rasio kompresi, sistem pendinginan, kualitas bahan bakar, beban kendaraan, hingga pengaturan pengapian ikut menentukan risiko tersebut.

Namun, pemilihan bahan bakar dengan RON yang sesuai rekomendasi pabrikan menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga proses pembakaran tetap terkendali.

Pada mesin yang membutuhkan RON 92 atau lebih tinggi, penggunaan BBM RON 92+ membantu memberikan ketahanan lebih baik terhadap detonasi, terutama ketika mesin bekerja pada temperatur dan tekanan tinggi.

Jadi, ketika suhu udara mencapai kondisi terik ekstrem, jangan hanya memperhatikan kondisi AC atau temperatur radiator. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait