BBM RON 92+ dan Risiko Mesin Knocking, Ini Hubungannya dengan Cuaca Terik
BBM RON 92+ membantu mencegah mesin knocking saat suhu ekstrem.-Freepik-
Situasi stop-and-go juga dapat memperburuk kondisi.
Saat kendaraan berhenti atau bergerak perlahan, aliran udara alami menuju radiator berkurang.
Akibatnya, panas dapat lebih lama tertahan di sekitar ruang mesin atau mengalami heat soak.
Jika kondisi tersebut berlangsung bersamaan dengan suhu lingkungan yang sangat tinggi, temperatur operasional mesin dapat meningkat secara signifikan.
Mengapa BBM RON 92+ Lebih Aman Saat Suhu Terik?
Angka RON atau Research Octane Number menunjukkan kemampuan bahan bakar menahan tekanan dan temperatur sebelum mengalami pembakaran mandiri.
Secara sederhana, semakin tinggi angka oktan, semakin tinggi pula ketahanan bahan bakar terhadap detonasi atau pembakaran yang tidak diinginkan.
Karena itu, BBM RON 92+ dapat menjadi pilihan penting, terutama pada kendaraan yang memang membutuhkan bahan bakar dengan oktan tersebut sesuai rekomendasi pabrikan.
1. Membantu Menjaga Pembakaran Tetap Stabil
Bahan bakar dengan RON lebih tinggi memiliki ketahanan lebih baik terhadap tekanan dan temperatur tinggi.
Saat mesin bekerja dalam kondisi berat, bahan bakar dengan oktan yang sesuai membantu menjaga pembakaran berlangsung pada waktu yang semestinya, bukan terbakar lebih dahulu akibat tekanan dan temperatur.
RON 92 seperti Pertamax, Shell Super, atau produk sejenis berada di atas RON 90. Sementara itu, terdapat pula bahan bakar dengan RON 95 atau RON 98.
Namun, pilihan terbaik tetap harus mengikuti spesifikasi yang ditetapkan produsen kendaraan.
Oktan lebih tinggi tidak otomatis berarti setiap mesin akan menghasilkan tenaga lebih besar jika mesin tersebut tidak dirancang atau dikalibrasi untuk memanfaatkannya.
2. Cocok untuk Mesin Berkompresi Tinggi
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

