BBM RON 92+ dan Risiko Mesin Knocking, Ini Hubungannya dengan Cuaca Terik
BBM RON 92+ membantu mencegah mesin knocking saat suhu ekstrem.-Freepik-
Banyak mesin modern menggunakan rasio kompresi lebih tinggi dibandingkan mesin generasi lama. Sebagian kendaraan juga mengandalkan teknologi turbocharger.
Tekanan dan temperatur di dalam ruang bakar mesin seperti ini dapat menjadi lebih tinggi.
Karena itu, penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan sesuai rekomendasi pabrikan menjadi bagian penting dari pengoperasian mesin.
Dalam kondisi panas ekstrem, bahan bakar dengan ketahanan detonasi yang sesuai membantu sistem manajemen mesin mempertahankan pembakaran tetap terkendali.
3. Mengurangi Risiko ECU Memundurkan Pengapian
Kendaraan modern umumnya dilengkapi sensor knock yang dapat mendeteksi gejala detonasi.
Ketika sistem mendeteksi knocking, ECU dapat menyesuaikan waktu pengapian untuk melindungi mesin.
Salah satu konsekuensinya, pengapian dapat dimundurkan.
Jika koreksi berlangsung terus-menerus, respons mesin bisa terasa kurang optimal. Tarikan dapat menjadi lebih berat dan efisiensi pembakaran bisa ikut menurun.
Dengan menggunakan bahan bakar sesuai spesifikasi mesin, termasuk nilai RON yang direkomendasikan, risiko kondisi tersebut dapat ditekan.
Apa yang Terjadi Jika Knocking Dibiarkan?
Knocking yang terjadi sesekali belum tentu langsung menyebabkan kerusakan berat.
Namun, knocking yang berlangsung berulang dan parah tidak boleh diabaikan, apalagi jika kendaraan terus digunakan dalam kondisi mesin bekerja keras.
Beberapa komponen dapat terdampak, antara lain:
- Piston
Tekanan dan temperatur pembakaran yang tidak terkendali dapat merusak permukaan piston jika berlangsung terus-menerus.
- Ring piston
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

