Pelawak Presiden

Pelawak Presiden

Memang pipa Nord Stream 1 dan 2 juga melewati empat negara lain. Tapi bukan di daratannya. Laut yang dilewati itu ada yang milik Rusia, Finlandia, Swedia, dan Denmark. Tapi tidak akan ada ancaman, karena posisinya yang di laut dalam.

Yang penting 4 negara itu sudah memberikan izin. Empat negara itu tidak seperti Desa Wadas yang tidak dapat bagian proyek. Dari proyek senilai USD 10 miliar ini, sebagian masuk ke empat negara itu.

Amerika tentu sewot terhadap Jerman. Amerika tidak setuju dengan proyek itu. Penentangan terhadap Nord Stream 1 dan 2 luar biasa. Termasuk di isu lingkungan. Tapi Jerman jalan terus. Didukung 4 negara di utaranya.

Ukraina sendiri sangat tergantung pada gas Rusia. Sejak dulu. Sejak Ukraina masih menjadi bagian Uni Soviet. Ukraina tidak punya sumber gas sendiri. Lima jaringan pipa Rusia di Ukraina itu pun dibangun ketika negara itu masih belum merdeka.

Sebenarnya Rusia mudah saja kalau mau menghajar Ukraina: matikan pipa gasnya.

Dulu, langkah seperti itu tidak mungkin. Sebentar lagi menjadi mungkin. Yakni kalau Nord Stream 1 dan 2 sudah sama-sama beroperasi penuh.

Dari Nord Stream itu gas memang masuk ke Jerman. Tapi dari Jerman bisa dialirkan ke mana saja di Eropa. Termasuk ke negara-negara yang selama ini mendapat gas Rusia dari arah Ukraina.

Walhasil Ukraina tidak akan bisa jadi \'\'adik nakal\'\' pada Rusia.

Selama ini, sejak merdeka dari Rusia, Ukraina dianggap terlalu genit.

Ukraina langsung ingin bergabung ke Uni Eropa –yang memusuhi Rusia. Ukraina juga langsung ingin masuk organisasi pertahanan Eropa-Amerika, NATO –musuh utama Rusia.

Karena itu Rusia jengkel sekali dengan Ukraina. Salah satu pulau di selatan Ukraina pun direbut: Crimea. Kini pulau itu sepenuhnya dikuasai Rusia. Ukraina tidak berkutik. Eropa diam. Amerika tidak bisa membela.

Dan kini Rusia sudah mengirim pasukan ke perbatasan Ukraina.

Rasanya Rusia tidak akan menyerang Ukraina besok pagi. Bahwa keadaan digambarkan amat gawat sebenarnya itu untuk memanas-manasi Jerman.

Rusia tidak punya ambisi untuk merebut kembali Ukraina. Soal Crimea lain perkara –saat pisah dianggap terjadi salah administrasi sehingga masuk Ukraina.

Kepentingan Rusia, rasanya, hanya satu: ingin Presiden Ukraina sekarang jangan genit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: