Yamaha 2022-09

Warga Desa Cipaku Kembali Terima Bantuan

Warga Desa Cipaku Kembali Terima Bantuan

MAJALENGKA – Warga Desa Cipaku Kecamatan Kadipaten menerima penyaluran Salur Uang BPNT  (Bantuan Pangan Non Tunai) di Balai Desa Cipaku, Jumat (25/2). Program jejaring sosial yang diberikan pemerintah semenjak pandemi Covid-19 ini sebelumnya disalurkan melalui bank Himbara, mulai tahun ini disalurkan oleh PT Pos.

Deni Erwan selaku perwakilan dari PT Pos Majalengka bertugas menyalurkan di Desa Cipaku dan dibantu aparat Desa serta dihadiri Babinsa dari Koramil Kadipaten serta Babinmas dari Polsek Kadipaten.

Untuk Desa Cipaku sendiri ada sejumlah 105 keluarga penerima manfaat (KPM). Dan tersalurkan sebanyak 103 KPM. “Untuk penerima KPM seluruhnya ada 105 dan yang diambil di Balai Desa Cipaku sekarang ini ada 103 KPM sisanya diambil di kantor pos karena sedang berada di luar Cipaku dan ada 1 data orang yang sudah meninggal,” papar Deni Erwan petugas kantor Pos Majalengka.

Di tempat yang sama Kuwu Desa Cipaku Kecamatan Kadipaten Suharya didampingi Kasi Pemerintahan Miharja mengimbau kepada warganya untuk membelanjakan bantuan tersebut untuk kebutuhan pokok. “Saya selaku kuwu mengimbau untuk berbelanja sembakonya di E-warung yang sudah ada atau pasar tradisional yang sudah sesuai ketentuannya. Pemerintah memberikan bantuan sebagai bentuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat di era pandemi sekarang ini,” papar Suharya.

Seperti diketahui untuk program BNPT terbaru diterima dalam bentuk uang, akan tetapi sehari sebelumnya KPM telah menyerahkan SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak ) kepada pihak Pemerintah Desa Cipaku sebagai bentuk pernyataan tetrtulis akan membelanjakan sesuai peruntukannya.

Sementara itu Miskad salah seorang warga Desa Cipaku yang merupakan KPM menyampaikan rasa gembira atas pencairan program tersebut. “Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini sedikit banyak bisa membantu perekonomian keluarga saya. Saya akan belanjakan untuk keperluan sembako sesuai anjuran Pak Kuwu. Terima kasih juga kepada aparat desa yang telah mengatur jalannya pembagian, sehingga lancar dan tidak terjadi kerumuman,” ungkap Miskad dengan muka semringah. (asd/mid)

Sumber: