Yamaha 2022-09

Ya Ampun! Pelaku Bullying di Susukan Cirebon, Ternyata Bekas Murid Ayah Korban

Ya Ampun! Pelaku Bullying di Susukan Cirebon, Ternyata Bekas Murid Ayah Korban

Ibu pelaku korban bullying di Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Maesunah mengungkapkan bahwa pelaku AS adalah bekas murid dari ayah korban semasa di SMP.-Dedi Haryadi-radarcirebon.com

Radarcirebon.com, CIREBON - Pelaku bullying di Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, ternyata bekas murid ayah korban berinisial Zk.

Diketahui, Zk adalah anak ketiga. Ayah dan ibunya adalah guru. Sementara pelaku bullying berinisial AS, adalah bekas murid dari ayah korban saat masih SMP di salah satu sekolah di Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon.

Tidak hanya itu, pelaku bullying tersebut, sebenarnya tinggak tidak jauh dari rumah korban di Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan, Cirebon.

"Sebetulnya AS itu murid ayahnya Zk dulu waktu SMP," kata ibu korban, Maesunan, kepada radarcirebon.com, saat ditemui di kediamannya, Kamis, 22, September 2022.

BACA JUGA:Pelaku Bullying di Bojong Kulon Cirebon Dikeluarkan dari Sekolah, Wakasek: Tiap Minggu Ada Alpa

BACA JUGA:Teruntuk The Jakmania, Jangan ke Bandung, Polisi Sudah Bersiap

Maesunah mengaku, awalnya tidak berniat melaporkan pelaku ke kepolisian. Tetapi, menimbang kejadian sudah viral dan bukan pertama kalinya.

Sehingga, tekadnya untu melaporkan kasus tersebut kepada polisi kian bulat. "Saya pernah memandikan Zk, tangannya ada bekas disundut rokok," tuturnya.

Tindakan perundungan, kata dia, juga tidak hanya menimpa Zk. Tetapi juga kepada anak lainnya yang masih tetangga.

"Saya berharap ini bisa diproses. Supaya pelaku jera dan tidak mengulangi perbuatannya," tutur Maesunah.

BACA JUGA:Minum Sambil Berdiri Ternyata Bahaya, Simak 3 Penjelasan Berikut ini

BACA JUGA:Kejahatan Seksual Masih Tinggi, Ada Siswi SMP Dirudapaksa dan Korban yang Terinfeksi HIV

Diungkapkan dia, Zk takut terhadap pelaku. Bahkan, tidak pernah berani melapor meski beberapa kali menjadi korban.

Termasuk setelah kejadian perundungan, Senin, 19, September 2022. Zk juga tidak mengaku telah menjadi korban.

Sumber: