Yamaha 2022-09

Bersihkan Endapan Lumpur, Ratusan Petani Turun ke Sungai Jamblang

Bersihkan Endapan Lumpur, Ratusan Petani Turun ke Sungai Jamblang

Ratusan petani di Kabupaten Cirebon melakukan gropyokan atau bergotong royong membersihkan endapan yang ada di Sungai Jamblang, Kabupaten Cirebon, Rabu (5/10/2022).-Dedi Haryadi -Radar Cirebon

Radarcirebon.com, CIREBON-Mengantisipasi bencana banjir dan optimalkan aliran air ke saluran irigasi, ratusan petani di Kabupaten Cirebon melakukan gropyokan atau bergotong royong membersihkan endapan yang ada di Sungai Jamblang, Kabupaten Cirebon, Rabu (5/10/2022)

Dengan menggunakan alat sederhana seperti cangkul dan lainnya, para petani guyub bergotong royong terjun langsung ke sungai untuk membersihkan endapan lumpur yang ada di sisi kiri dan kanan sungai, sehingga endapan lumpur bersih aliran air pun bisa lancar masuk ke saluran irigasi.

"Kegiatan gropyokan dilakukan karena tingginya endapan lumpur di sisi kiri dan kanan sungai. Endapan ini bisa menghalangi aliran air masuk ke saluran irigasi,”
ungkap Karim selaku Juru Mantri Daerah Irigasi (DI) Jamblang, PSDA Cimanuk-Cisanggarung, kepada radarcirebon.com, Rabu (5/10/2022).

Menurut Karim, kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari petani setempat untuk menjaga agar aliran air bisa masuk dengan lancar ke salurana irigasi.

BACA JUGA:Jokowi Telepon Presiden FIFA, Bahas Sanksi dan Piala Dunia U-20 2023

“Ini acara tahunan, inisiatif dari petani. Karena jika endapan lumpur di sisi sungai tidak dibersihkan, aliran air tidak bisa masuk maksimal ke saluran irigasi sekalipun musim penghujan tiba,"ujarnya.

Karim berharap kegiatan gotong royong membersihkan endapan lumpur  panen berlimpah karena air mengalir dengan lancar.

“Masih ada saluran irigasi yang endapannya cukup tinggi, yaitu di daerah Palimanan yang endapannya sudah mencapai 80 cm sehingga air yang masuk ke saluran irigasi hanya sekitar 40-50 persen dan sisanya terbuang ke laut. Tingginya endapan diantaranya disebabkan sampah, limbah batu alam dan bangunan tak berizin. Sehingga untuk melakukan normalisasi pun menemukan kendala,"sebutnya.

Masih kata dia, membersihkan endapan lumpur di sungai dilakukan seiring dengan masa pengeringan saluran irigasi yang saat ini tengah dilakukan.

BACA JUGA:Pemuda Ini Panik Saat Lihat Polisi, Aksi Jahatnya Pun Terbongkar

“Pengeringan dilakukan setiap bulan sepuluh. Di saat itu hanya sedikit petani yang melakukan musim tanam ketiga,"pungkasnya.

BACA JUGA:Bukti KDRT Rizky Billar Dikumpulkan, Polisi Sita CCTV di Rumah Lesti Kejora

Sumber: