Beres Bikin Laporan, Pria Ini Dikatain Pelit oleh Polisi, Pak Kapolsek Langsung Minta Maaf

Beres Bikin Laporan, Pria Ini Dikatain Pelit oleh Polisi, Pak Kapolsek Langsung Minta Maaf

Rezki Achyana (tengah) pria yang dikatain pelit oleh polisi. Foto: -Tangkapan layar-@rezkiachyana/Twitter

BACA JUGA:Bocil Ambulu, Jadi Dewan Sejam

Saat itu dia hendak membuat laporan kehilangan KTP dan buku tabungan Bank.

Bahkan bukan saja mendapat perlakuan rasis, Rizky juga ditertawakan oleh oknum polisi tersebut. Oknum polisi tersebut diduga berinisial Brigadir RYP.

Kapolsek Palmerah Minta Maaf. 

Setelah cuitannya viral, Rizky kemudian dihubungi oleh Kapolsek Palmerah untuk bertemu dan meminta maaf. 

"Malam ini pukul 20.00 WIB saya bertemu dengan Kapolsek Palmerah Jakarta Barat, AKP Dodi Abdulrohim, yang meminta maaf atas kelakuan Brigadir RYP yang melakukan perkataan rasis ke saya tadi siang," terang Rizky. 

Dia mengatakan bahwa pihak Polsek Palmerah telah meminta maaf, dan perkara tersebut tidak dilanjutkan ke proses hukum yang lebih lanjut.

"Semoga ini bisa menjadi evaluasi juga dan dilakukan perbaikan untuk ke depannya.untuk intansi kepolisian agar bisa memberikan pelayanan dan lebih mengayomi masyarakat," tuturnya.

Dia juga menjelaskan bahwa, oknum polisi tersebut telah diperiks oleh internal kepolisian dan akan mendapat sanksi disiplin.

"Berdasarkan keterangan Pak Dodi, Brigadir RYP sudah diperiksa oleh internal kepolisian, dan bisa mendapatkan sanksi disiplin. Kasus ini juga sudah diketahui oleh Kapolres Jakarta Barat, dan Kapolda Metro Jaya, dan alhamdulillah sudah selesai," ujarnya. 

Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdurohim mengatakan, dua personel sedang menjalani pemeriksaan oleh Provos Polres Metro Jakarta Barat karena diduga melakukan penghinaan terhadap warga.

"Anggota kami diperiksa Provos Polres. Sekarang sedang pemeriksaan, nanti kami kabarkan selanjutnya," kata Dodi di Jakarta, Jumat 25 November. 

Terkait dugaan penghinaan tersebut, Dodi memintanya maaf kepada Rezki selaku korban atas perbuatan anak buahnya. Peristiwa ini menjadi pelajaran jajarannya untuk berbenah diri dalam melayani warga.

"Artinya ini juga momen kami untuk memperbaiki diri lagi pengawasan ke anggota dan lebih memaksimalkan lagi pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat," kata Dodi. (fin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: fin.co.id