Cristiano Ronaldo Menangis, Piala Dunia Terakhir Gagal ke Final

Cristiano Ronaldo Menangis, Piala Dunia Terakhir Gagal ke Final

Cristiano Ronaldo menangis setelah gagal di Piala Dunia terakhir dalam karirnya karena Portugal kalah dari Maroko. -Ist/IG/Fabrizio Romano-radarcirebon.com

QATAR, RADARCIREBON.COM - Cristiano Ronaldo menangis meninggalkan Piala Dunia terakhir dalam karirnya, setelah Portugal kalah dari Qatar 0-1.

Cristiano Ronaldo menangis lantaran ekspektasi tinggi di Piala Dunia terakhir bagi dirinya, justru berakhir di babak 8 besar dari Timnas Maroko.

Potret Cristiano Ronaldo menangis meninggalkan Piala Dunia terakhir bagi dirinya, diunggah sejumlah akun media sosial. Termasuk pengamat sepakbola ternama Fabrizio Romano.

"Cristiano Ronaldo meninggalkan lapangan dengan air mata, di pertandingan Piala Dunia terakhirnya," tulis Fabrizio Romano, sembari mengunggah foto.

BACA JUGA:Tamat! Portugal Kalah dari Maroko, Piala Dunia Terakhir untuk Cristiano Ronaldo Berakhir Sudah

Anak angkat Cristiano Ronaldo dari Indonesia yakni Martunis Ronaldo juga mengunggah foto yang sama. Sembari membubuhkan kata-kata menghibur. "Selalu bersamamu legenda," tulis Martunis.

Di pertandingan tersebut, Cristiano Ronaldo masuk di babak kedua dengan harapan dapat menjadi pembeda dan membalikan keadaan. Meski sempat mendapat 1 peluang emas, tetapi gagal dikonversi menjadi gol.

Maroko seperti tidak berhenti membuat kejutan di Piala Dunia Qatar 2022, termasuk membuat Portugal kalah 1-0.

Pertandingan tersebut menjadi rekor tersendiri. Maroko menjadi negara Afrika pertama yang bisa menembus semifinal Piala Dunia.

BACA JUGA:19 Produk Budaya Jawa Barat Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda

Dengan berakhirnya perjalanan Portugal di Piala Dunia, tentu saja final yang digadang-gadang bakal mempertemukan Cristiano Ronaldo dan Messi pun gagal.

Dalam pertandingan yang tuntas pada Sabtu malam, 10, Desember 2022 tersebut, Portugal memang mendominasi. Tetapi kalah tajam dari Maroko.

Di babak pertama misalnya, Maroko hanya menguasai sekitar 11 persen saja penguasan bola. Sementara sisanya menjadi milik Portugal.

Tetapi, Maroko justru unggul dalam hal shots on target yang mencapai 7. Sementara Portugal hanya 5.

BACA JUGA:Gandeng Kemenkop dan UKM, Pemkot Cirebon Gelar Batik Festival 2022

Gol pun tercipta di babak pertama oleh Youssef En-Nesyri melalui sundulan. Sementara Portugal yang terus tampil menyerang gagal total mencetak gol.

Di babak kedua, Portugal tidak mengendurkan serangan. Bahkan memasukan Cristiano Ronaldo dengan harapan mampu menjadi pembeda.

Tetapi, Portugal di babak kedua justru hanya bisa menciptakan 3 shots on target. Bahkan, Maroko bermain dengan 10 orang setelah Walid Cheddira mendapatkan kartu merah di babak kedua.

Penguasaan bola Maroko hanya 29 persen namun menghasilkan 9 shots dengan 3 on target. Di sisi lain, Portugal menguasai 71 persen penguasaan bola dan menorehkan 11 shot dengan 3 on target.

BACA JUGA:Hidayat Nurwahid Kritisi Balik Dubes AS yang Mengkritik UU Hukum Pidana KUHP

Tuntas memenangi laga tersebut, Maroko resmi masuk final. Selain mengukir sejarah, Maroko juga resmi menyudahi Piala Dunia terakhir bagi Cristiano Ronaldo dan membuatnya menangis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: