STMIK IKMI Sambut 4 Mahasiswa Baru Asal Kamboja, Ikut Program Joint Degree, Lulus Dapat 2 Gelar

STMIK IKMI Sambut 4 Mahasiswa Baru Asal Kamboja, Ikut Program Joint Degree, Lulus Dapat 2 Gelar

Sekolah Tinggi Management Ilmu Komputer (STMIK) IKMI Cirebon kedatangan 4 mahasiswa asing baru asal Kamboja, Senin (12/12)--

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Sekolah Tinggi Management Ilmu Komputer (STMIK) IKMI Cirebon kedatangan 4 mahasiswa asing baru asal Kamboja, Senin (12/12). Mereka disambut dengan baik oleh jajaran Civitas Akademik dan para mahasiswa STMIK IKMI Cirebon. Walau masih tampak malu malu, namun mereka mengaku senang dan antusias untuk belajar dan tinggal di Kota Cirebon.

Kepala Kantor Urusan Internasional STMIK IKMI Cirebon, Mulyawan SSos MKom mengatakan, keempat mahasiswa yang terdiri dari Chhum Sovannamony, Kroeun Sokchin, Ngov Kinseng dan Pich Ngoun Viseth itu adalah mahasiswa National Polytechnic Institute of Cambodia (NPIC). Mereka akan belajar di STMIK IKMI Cirebon selama 2 tahun untuk program Double Degree.

“Mereka akan belajar di tiga program studi, yakni Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), sistem informasi dan teknik informatika dalam kurun waktu 2 tahun. Sesuai dengan izin yang diberikan oleh Kemendikbud Risti,” ungkapnya kepada Radar Cirebon.

Mulyawan melanjutkan, program join degree kerjasama antara STMIK IKMI Cirebon dengan NPIC telah berlangsung cukup lama. Setiap tahun, ada mahasiswa STMIK IKMI Cirebon yang diberangkatkan ke Kamboja untuk mengikuti program tersebut. Begitupun mahasiswa NPIC yang datang ke Cirebon untuk belajar di STMIK IKMI Cirebon.

BACA JUGA:KKB Bakar Mobil Polisi di Kepulauan Yapen: Inilah Akibatnya TNI Polri Punya Perbuatan

“Namun, berhubung kemarin terjadi pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir, program tersebut sementara waktu vakum. Tidak ada kedatangan mereka ke STMIK IKMI. Nah, setelah lulus nanti, mereka akan mendapatkan gelar sekaligus. Yaitu Sarjana Komputer (SKom) dan Bachelor of Computer Science (BSc),” ungkapnya.

Selain mendapatkan 2 gelar sekaligus, Mulyawan mengatakan bahwa ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan oleh mereka. Diantaranya adalah bisa mengenal nilai nilai budaya Cirebon dan mempelajari bahasa Indonesia. Mereka juga bisa mendapatkan jaringan yang luas, termasuk mengenal lebih dekat industri teknologi yang ada di Indonesia.

“Untuk gelar yang akan mereka peroleh, peta okupansinya sudah jelas. Mereka akan menjadi orang orang yang ahli di bidangnya,” pungkasnya.

BACA JUGA:Satpol PP Juga Gencar Razia Miras di Kabupaten Cirebon Jelang Natal dan Tahun Baru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: