4 Alasan Perceraian Unik dan Aneh di Cianjur Ini Bakal Bikin Kamu Senyum-senyum, Jangan Sampai Mengalami

4 Alasan Perceraian Unik dan Aneh di Cianjur Ini Bakal Bikin Kamu Senyum-senyum, Jangan Sampai Mengalami

Alasan perceraian yang unik dan aneh di Cianjur. Ilustrasi foto:-Alex Green-pexels.com

CIANJUR, RADARCIREBON.COM -- 4 alasan perceraian unik dan aneh di Cianjur yang dibahas dalam artikel ini bakal membuat kamu senyum-senyum atau bahkan mengernyitkan dahi saing anehnya.

Ya, baru-baru ini Pengadilan Agama Kabupaten Cianjur mengungkapkan sejumlah alasan penyebab perceraian yang unik dan aneh di wilayah tersebut.

4 alasan unik dan aneh di Cianjur ini bisa bikin kamu mengelus dada. Setelah membacanya, kamu pasti akan berpikir untuk tidak mengalaminya.

Sebelum nengurai 4 alasan perceraian nyeleneh di Cianjur, perlu diketahui juga bahwa data kasus perceraian pada taun 2022 di wilayah yang baru diguncang gempa beberapa waktu lalu itu mencapai 4.400 perkara.

Sebanyak 677 di antaranya adalah gugatan cerai talak. Adapun 3.723 perkara lainnya merupakan perkara gugat cerai.

BACA JUGA:Kecelakaan di Tol Cisumdawu Sumedang, 1 Orang Korban Meninggal Dunia

BACA JUGA:4 Mitos yang Dilarang Dilakukan saat Imlek, Masih Banyak yang Percaya

Sementa itu, alasan penyebab perceraian yang terungkap di pengadilan sebagian besar adalah faktor ekonomi.

Namun PA Cianjur juga mengungkapkan beberapa hal aneh yang menjadi alasan perceraian di wilayah itu. Salah satunya ada yang paling aneh bisa bikin kamu tergelak ketawa.

Seperti dilansir dari Cianjur Ekspres, berikut ini dirangkum 4 alasan perceraian berdasarkan data PA Cianjur.

1. Suami LGBT

Alasan penyebab perceraian di Cianjur yang pertama adalah lantaran sang suami LGBT. Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Humas Pengadilan Agama 1A Cianjur, Mumu Mukmin.

BACA JUGA:Bidik Pasar di Asia Tenggara, Presiden Global Epson Tegaskan Komitmen Perusahaan ke Indonesia

Mumu mengatakan, dirinya pernah menangani dua kasus perceraian dengan alasan suami miliki penyimpangan orientasi seksual terhadap sesama jenis atau yang akrab disebut Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: