HATI-HATI! Kenali Modus Penculikan Anak, Belajar dari Pengalaman Siswa SD di Kuningan

HATI-HATI! Kenali Modus Penculikan Anak, Belajar dari Pengalaman Siswa SD di Kuningan

Brigadir Ikeu Devi Arisandi bersama FD, siswa SD yang nyaris jadi korban penculikan anak di Kuningan. Foto:-Radarkuningan.com-

KUNINGAN, RADARCIREBON.COM – Modus penculikan anak dengan menyasar siswa SD hampir saja memakan korban di Kuningan.

Siswa SDN 3 Cipedes, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan inisial FD nyaris jadi korban penculikan anak pada Rabu 25 Januari 2023.

Beruntung, FD berhasil lolos dari jeratan bujuk rayu dua orang pria dewasa yang diduga hendak melakukan tindak kejahatan penculikan anak di Kuningan tersebut.

Seperti dijelaskan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cipedes, Brigadir Ikeu Devi Arisandi, percobaan penculikan anak di wilayah tugasnya itu dilakukan oleh dua orang pria dewasa.

Terduga pelaku menggunakan sepeda motor menyasar siswa SD saat jam istirahat sekolah. Ciri-ciri pelaku yang dikenali oleh FD yaitu menggunakan helm tertutup dan mengenakan jaket.  

Kemudian saat melancarkan aksinya, terduga pelaku menggunakan modus mengiming-imingi korban dengan uang.

Tidak hanya itu, salah satu terduga pelaku juga berusaha merayu korban dan mengajak jajan dengan menaiki sepeda motor yang dikendarai pelaku lainnya.

BACA JUGA:Cara Aktivasi eSIM Smartfren Mudah dan Praktis, Tidak Harus ke Galeri

BACA JUGA:Penculikan Anak di Kuningan, Siswa SD Nyaris Jadi Korban, Peringatan Buat Para Orangtua

Dari pengalaman FD yang selamat dari percobaan penculikan tersebut, dia ditawari uang Rp10 ribu. Kemudian diajak mendekat ke sepeda motor pelaku setelah dibujuk akan diajak jajan.

Beruntung, dalam peristiwa ini, FD segera menyadari situasi berbahaya yang dia hadapi. Kemudian ketika pelaku lengah dia berlari menyelamatkan diri.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu 25 Januari 2023 saat jam istirahat sekolah sekitar pukul 09.30 WIB. Saat kedua terduga pelaku tiba di lokasi, FD sedang bermain bersama teman-temannya.

Siswa kelas tiga SDN 3 Cipedes ini lolos dari percobaan penculikan tersebut setelah berlari ke arah pesantren di sekitar lokasi kemudian bersembunyi di balik tembok sampai pelaku pergi.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Brigadir Ikeu. "Modus pelaku yakni memberi uang dan menyuruh anak jajan. Untung FD berhasil lari dari para pelaku yang mengincarnya," kata Brigadir Ikeu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: