FAKTA BARU, S Baru Tahu Hamil Setelah 8 Bulan, Lalu Melahirkan Bayi yang Dibuang di Palimanan

FAKTA BARU, S Baru Tahu Hamil Setelah 8 Bulan, Lalu Melahirkan Bayi yang Dibuang di Palimanan

Ketua KPAID Kabupaten Cirebon, Hj Fifi Sofiah bersama bayi yang dilahirkan remaja inisial S. Foto: -Dedi Haryadi-Radarcirebon.com

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Kisah bayi perempuan yang dibuang di Palimanan menarik perhatian publik beberapa hari terakhir.

Beberapa fakta baru diungkap oleh Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Cirebon, Hj Fifi Sofiah.

S, ibu dari bayi perempuan yang dibuang di Palimanan, ternyata baru mengetahui dirinya hamil setelah usia kandungannya 8 bulan.

Menurut Bunda Fifi – sapaan akrab Hj Fifi Sofiah – selama kurang lebih 8 bulan tersebut, S tetap bersekolah.

“8 bulan ini baru tahu kalau si anak ini (remaja inisial S) hamil. Begitu mau lahiran, barulah berhenti sekolah,” kata Bunda Fifi. 

BACA JUGA:S dan Bayi yang Dibuang di Palimanan Kini Ada di Kedawung, Begini Kondisinya

BACA JUGA:80 ASN di Lingkungan Pemkab Cirebon Dilantik, Diminta Jaga Gaya Hidup

Lebih lanjut, Bunda Fifi mengatakan, S baru memeriksakan kehamilannya setelah merasakan ada kejanggalan di tubuhnya.

S curiga kalau dirinya mengandung setelah merasakan ada yang menendang-nendang dari dalam perutnya. 

Kemudian S memberitahu FR kondisi tersebut. S bersama FR kemudian melakukan tes kehamilan sendiri menggunakan tespek.

“Nah, begitu tespek ada garis dua. Begitu ada garis dua tuh, terus ke bidan. Ternyata itu sudah 8 bulan (usia kandungan),” tutur Bunda Fifi, berdasarkan pengakuan S.

Dia menambahkan, S tidak merasakan ada tanda-tanda kehamilan sejak awal. 

BACA JUGA:5 Rute Penerbangan Komersial Domestik Akan Dibuka Kembali di BIJB Kerjatajati Majalengka

“Dari pertama hamil sampai 8 bulan itu, engga ngerasain apa-apa. Ngga ngerasain ngidam, engga ngerasain mual-mual,” tutur Bunda Fifi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: