Setelah Idul Fitri, Makam Penuh Warga Kota Cirebon Ziarah

Setelah Idul Fitri, Makam Penuh Warga Kota Cirebon Ziarah

Warga Kota Cirebon melaksanakan ziarah usai Salat Idul Fitri. -Abdullah-radarcirebon.com

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Setelah melaksanakan sholat Idul fitri, ada tradisi yang tetap terjaga di masyarakat adalah ziarah ke makam orang tua.

Karenanya, tidak heran apabila makam-makam di Kota Cirebon dipenuhi peziarah. Pantauan radarcirebon.com di Tempat Pemakaman Umum Syekh Gentong Karang Jalak Kelurahan Sunyaragi, Sabtu (22/4/2023), masyarakat mulai orang tua hingga anak anak datang berziarah ke makam orang tua, kakek, nenek yang telah meninggal dunia.

Berdoa di depan makam hingga menabur bunga di pusara makam. Jaja Subagja mengaku kehadirannya ke makam dalam rangka ziarah ke makam orang tua, kakek, nenek, adik dan kakak ipar yang telah meninggal dunia.

Pada ziarah ini, kata Bagja, sebenarnya agenda rutin bersama kakak, adik, keponakan dan ibunda tercinta.

BACA JUGA:Saat Jalan Pantura di Patrol Indramayu Dipakai Salat Ied

BACA JUGA:Sholat Ied di Masjid Nurul Bayan Wanayasa, Khotib: Jadilah Orang yang Selalu Memaafkan

"Ziarah biasa kami lakukan setiap selesai sholat Ied, selai. Itu setiap Kamis sore rutin ziarah," kata Jaja. Menurut Jaja, Ziarah ini bagian dari merekatkan keluarga karena bisa berkumpul bersama keluarga dan berangkat ziarah bareng.

Apalagi antara TPU Syekh Gentong dengan rumah tidak terlalu jauh dan cukup berjalan kaki. "Tadi kesini cukup jalan kaki bersama keluarga," kata Jaja.

Jaja menjelaskan dengan berziarah selain menyatukan keluarga sekaligus mengingatkan kematian, maka dari itu dengan berziarah membuat kita terus meningkatkan amal ibadah.

TPU Syekh Gentong dipenuhi peziarah, tidak Hany berjalan kaki, peziarah juga ada yang menggunakan kendaraan bermotor dan mobil nopol dari luar kita juga cukup banyak, sehingga memunculkan tukang parkir dadakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: