Cirebon Pernah Menderita Karena Gempa, Jangan Disepelekan Walau Hanya 3,2 SR

Cirebon Pernah Menderita Karena Gempa, Jangan Disepelekan Walau Hanya 3,2 SR

Sejarah gempa Cirebon yang pernah dimuat Nautical Megazine dan disebutkan terjadi pada April 1848.-ist via Potret Lawas-radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM - Jangan dibilang tinggal di Cirebon dan sekitarnya aman dari ancaman gempa bumi. Terbukti tadi pagi terjadi tiga kali guncangan akibat gempa bumi.

Guncangan yang paling kuat hanya sekitar 3,2 SR. Memang gempa tersebut bisa dikatakan ringan. Namun masyarakat Cirebon dan sekitarnya harus waspada dan jangan lengah.

Wilayah di pantai utara Jawa Barat ini pernah menderita akibat bencana alam gempa bumi. Bahkan di beberapa tempat, banyak bangunan yang rata dengan tanah.

Laporan Nautical Megazine pada April 1848 yang mengungkap gempa dahsyat yang mengguncang Cirebon dan sekitarnya itu.

BACA JUGA:BOM! Helikopter Terbang Rendah, Koopssus Meluncur ke Pelabuhan Cirebon, Oh Ternyata...

Majalah tersebut melaporkan ada gempa bumi  yang mengguncang Cirebon itu terjadi pada 16 Oktober 1847. Gempa dahsyat tersebut terjadi pada pagi hari. Namun majalah itu tidak menyebutkan jam pastinya.

Hanya dijelaskan jika pada pagi 16 Oktober 1847 terjadi tiga kali gempa dahsyat mengguncang Cirebon.

Majalah itu juga menulis, pusat gempa besar itu tidak terdeteksi. Namun guncangan besarnya itu terasa bukan hanya di Cirebon. Seantero Jawa Barat, bahkan Lampung, turut merasakannya.

Nautical Megazine juga melaporkan, akibat gempa ketika Itu, yang paling terdampak dan menderita adalah Cirebon. 

BACA JUGA:HERAN! Dentuman Misterius Sebelum Gempa di Cirebon, Pesantren Buntet: Kami Masih Menunggu Jawaban

Gempa itu terjadi 20-30 detik. Gempa itu disertai suara gemuruh semacam kapal buang sauh. Dilaporkan sekitar 200-an rumah yang berada di dalam Kota Cirebon rusak parah. Bahkan ada yang sampai ambruk. 

Di wilayah Arjawinangun, banyak rumah yang rata dengan tanah. Disebutkan arah goncangan itu dari barat daya ke timur laut. 

Bahkan, dokumen lain berjudul Uit Cheribon's Geschiedenis menyebutkan gempa bumi tahun 1847 itu menghancurkan beberapa bangunan milik pemerintah. Termasuk gedung karisidenan di Krucuk, Cirebon.

Dokumen itu disusun oleh Dr EC Godde Molsbergen. Dia adalah seorang petugas arsip negara di Batavia. Dia juga yang merekam peristiwa gempa bumi tahun 1847 itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: