Sejarah Kelam Makam Buyut Bakom di Desa Singkup Japara, Santri Asal Jawa Tengah Dieksekusi di Abad ke-17

Sejarah Kelam Makam Buyut Bakom di Desa Singkup Japara, Santri Asal Jawa Tengah Dieksekusi di Abad ke-17

Makam keramat Buyut Bakom di Desa Singkup, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan. Foto:-Agus Sugiarto-Radarcirebon.com

KUNINGAN, RADARCIREBON.COM -- Makam Buyut Bakom di Desa Singkup, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan akan dibangun wisata religi. 

Konon makam ini sudah ada sejak berabad-abad silam. Akses ke lokasi makam masih jalan setapak. Lokasinya di area persawahan.

Meski lokasinya di tempat terpencil namun ada saja pengunjung datang berziarah. Tentu harus melalui jalan setepak tadi kemudian turun ke sungai selebar 6 meter.

Kelak peziarah bisa lewat dengan mudah. Warga setempat bergotong royong mrmbust jalan ke Makam Buyut Bakom. Warga juga membuat jembatan di atas sungai.

Jalan selebar 3 meter sedang dalam proses pembuatan. Warga masih ters bergotong-royong. 

Jalan yang sedang dibangun panjangnya sekitar 1,2 kilometer. Sedangkan panjang jembatan sekitar 6 meter. 

Namun, jembatan itu nantinya tidak dibangun permanen. Dibuat dengan konstruksi bambu yang banyak tumbuh di sekitar lokasi.

BACA JUGA:Calon Primadona, Ini Dia Motor Listrik Terbaru Buatan BMW, Sudah Mengaspal dengan Harga Paling Rendah

Jojo selaku tokoh masyarakat Desa Singkup, menuturkan bahwa makam Buyut Bakom memiliki kisaj yang tragis yang selalu dikenang oleh warga Singkup dan desa tetangga.

Sosok Buyut Bakom sendiri diyakini sebagai seorang santri yang berasal dari Jawa Tengah sekitar abad 17.

Selama ini warga Singkup merawat makam tersebut, meski akses masuknya cukup sulit. Bahkan setiap malam Jumat Kliwon, suka ada peziarah dari desa tetangga yang datang ke makam tersebut.

"Sudah sejak lama kami berniat membangun jalan yang cukup lebar menuju makam. Ini agar motor yang dibawa peziaran bisa sampai ke lokasi makam, kata Jojo dilansir dari Radar Kuningan.

"Keinginan ini sekarang baru terlaksana. Sudah beberapa hari ini warga Desa Singkup kerja bakti membuat badan jalan. Untuk sementara baru berupa tanah saja. Ke depannya kami berencana untuk mengaspalnya, supaya lebih mudah dilalui," imbuhnya.

Jojo menuturkan kisah makam Buyut Santri Bakom yang diperolehnya secara turun temurun. Buyut atau Santri Bakom sendiri diduga bukan warga lokal melainkan berasal dari daerah Jepara, Jawa Tengah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: