Anies Sindir Gibran, Prabowo: Jangan Munafik, Ganjar: Pemerintah Dijalankan Bukan dengan Kata-kata

Anies Sindir Gibran, Prabowo: Jangan Munafik, Ganjar: Pemerintah Dijalankan Bukan dengan Kata-kata

Debat Cawapres kedua menuju pemilu 2024.-Gerd Altmann-Pixabay

JAKARTA, RADARCIREBON.COM – Debat pertama calon presiden (capres) sedang berlangsung saat ini, Selasa 11 Desember 2023 malam.

Dalam kesempatan pertama, capres nomor urut 1 Anies Baswedan langsung menyindir cawapres nomor urut 2 yang menjadi wakil kalangan milenial.

Namun, pada sisi lain ada milenial yang berhadapan dengan gas air mata saat menyampaikan pendapat.

"Bila kita saksikan hari ini ada satu orang milienial bisa menjadi calon wakil presiden, tetapi ada ribuan milenial generasi Z yang peduli pada anak-anak bangsa, yang peduli pada mereka yang termarginalkan ketika mengungkapkan pendapat ketika mengkritik pemerintah dihadapi dengan kekerasan dihadapi dengan benturan dan bahkan dengan gas air mata," kata Anies di Kantor KPU, Jakarta Pusat.

BACA JUGA:Latih Ratusan Siswa SSB, Dispora Kabupaten Cirebon Gandeng Pemain Persib

Dengan kondisi tersebut, Anies mengungkapkan jika hal itu tak boleh dilanjutkan. Namun, harus dirubah

"Apakah akan dibiarkan? Kita harus lakukan perubahan, kami perhatikan ini sebagai hal mendasar," ucapnya.

Kemudian, giliran capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menegaskan akan mempertaruhkan jiwa untuk membela demokrasi, hukum, dan HAM di Indonesia.

Prabowo mengungkapkan jika masyarakat harus bersyukur atas kondisi Indonesia saat ini.

"Kita paham, kita mengerti masih banyak kekurangan, tetapi kita masih harus bersyukur di tengah dunia yang penuh tantangan ketidakpastian, di mana terjadi perang di mana-mana, di mana negara-negara begitu banyak yang terjadi perang saudara, kerusuhan," ungkap Prabowo.

BACA JUGA:Debat Pertama Capres dan Cawapres Pemilu 2024 Dimulai, KPU Larang Pendukung Bawa APK

Disebutkan, di tengah situasi dunia yang begitu dinamis, Indonesia masih lebih stabil. Selain itu, situasi ekonomi Indonesia juga masih terkendali dan aman.

"Indonesia masih aman, Indonesia masih damai, Indonesia masih terkendali, harga-harga masih terkendali, ekonomi kita untuk rakyat masih aman," ujar dia.

Dia mengatakan situasi tersebut karena faktor kepemimpinan dan manajemen negara. Namun, dia tidak memungkiri jika ditemukan kekurangan di dalam prosesnya.

"Tetapi kita harus arif, kita harus dewasa, dan kita tidak boleh munafik. Pemimpin itu ing ngarso sung tulodo, harus memberi contoh," tambahnya.

BACA JUGA:Covid-19 Kembali Meningkat, Dinkes Jabar Minta Seluruh Fasyankes Siaga

Sementara, capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyampaikan visi misinya terkait masalah hukum.

Dia bertutur tentang masyarakat Dayak yang tidak mendapatkan akses yang sama. Menurutnya, mereka ingin kesamaan akses.

"Maka yang ada di Kalimantan kami temukan masyarakat Dayak, suku-suku yang ada, 'libatkan kami agar mendapatkan akses yang sama'," kata Ganjar.

Ganjar menegaskan pemerintah bersih bisa diciptakan. Bukan dengan kata-kata, tetapi dengan keseriusan.

BACA JUGA:Jelang Pelaksana Pemilu 2024, KPU se-Jabar Gelar Bintek Pengelolaan Logistik dan Keuangan

"Semua ini berjalannya kalau pemerintahannya bersih, pemerintahannya bisa akomodatif. Kita sikat korupsi itu tidak dengan kata-kata. Tapi dengan keseriusan," ungkapnya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini  yakin cawapresnya Mahfud Md bisa mengeksekusi ini. "Pak Mahfud adalah mitra saya, yang sebagai Menkopulhukam yang mengeksekusi itu dengan baik," jelasnya.

Tema debat perdana untuk capres kali ini yakni pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik dan kerukunan warga.

Debat perdana ini dipandu oleh dua moderator yakni Ardianto Wijaya dan Velerina Daniel. Debat akan berlangsung selama 120 menit. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: reportase