Jelang Ramadhan, Ikatan Apoteker Gelar Pengobatan Massal Gratis

PENGOBATAN GRATIS. Ikatan Apoteker Kabupaten Cirebon menggelar pengobatan gratis dengan melibatkan ratusan nakes dan named.-Samsul Huda-radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM - Ratusan tenaga medis (named) dan tenaga kesehatan (nakes) dari berbagai daerah turun tangan dalam aksi pengobatan massal gratis di Kecamatan Weru, Minggu (23/2).
Tak hanya memberikan layanan kesehatan, kegiatan ini juga disertai pembagian bantuan sosial berupa sembako untuk masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Ikatan Apoteker Kabupaten Cirebon, apt Rihan Basyiruddin Ahmad S Farm mengatakan, bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai tenaga profesional, termasuk apoteker, perawat, bidan, ahli gizi, analis kesehatan, dokter, serta tenaga vokasi farmasi.
"Total tenaga kesehatan yang terlibat mencapai sekitar 600 orang. Selain layanan pengobatan gratis, kami juga membagikan sembako kepada masyarakat," ujar Rihan di sela-sela kegiatan.
BACA JUGA:Hari Pertama Ngantor, Wagub Erwan Pilih Naik Motor ke Gedung Sate
Rihan menjelaskan, program ini sejalan dengan visi pemerintah Kabupaten Cirebon dalam membangun masyarakat yang lebih sehat. "Bupati mendukung penuh kegiatan ini karena kesehatan masyarakat adalah prioritas, apalagi menjelang bulan puasa," imbuhnya.
Selain tenaga kesehatan yang hadir langsung, ada juga layanan telemedicine atau telefarma untuk membantu masyarakat yang membutuhkan konsultasi jarak jauh sebanyak 3323.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program kesehatan masyarakat dan memastikan warga Cirebon dalam kondisi prima, terutama menjelang bulan Ramadan," tuturnya
Sementara itu, Ketua Forum Tenaga Kesehatan Kabupaten Cirebon, Sarniti, menekankan pentingnya kekompakan tenaga kesehatan dalam menjalankan tugasnya.
BACA JUGA:Siswa SMK Meninggal saat Pentas Drama di Sekolah, Adegan Bunuh Diri Pakai Gunting Asli
"Kami berharap tenaga kesehatan tetap bersatu dalam menjaga kesehatan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi ajang pengabdian bagi nakes untuk mendapatkan Satuan Kredit Profesi (SKP), yang merupakan syarat untuk perpanjangan Surat Tanda Registrasi (STR) bagi tenaga medis dan farmasi," jelasnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan ini. "Meskipun bupati dan wakil bupati tidak bisa hadir, mereka tetap memberikan dukungan penuh kepada kami. Ini adalah momen luar biasa di mana tenaga kesehatan dari berbagai daerah bersatu untuk masyarakat," pungkasnya.
Perlu diketahui, tenaga medis dan kesehatan yang diterjunkan terdiri dari berbagai daerah, Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Subang, Purwakarta, Bandung, Jakarta, Bandung dan sekitarnya. (sam)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: