Aturan Super Ketat, Menag Imbau Umat Islam di Indonesia Jangan Tergiur ke Tanah Suci Tanpa Visa Haji
Ibadah haji.-Pixabay-
RADARCIREBON.COM - Daftar tunggu yang cukup lama, menjadi pemicu para pihak yang tidak bertanggungjawab menawarkan paket ibadah haji dengan iming-iming tanpa pakai visa khusus haji.
Dengan dalih tanpa harus menunggu daftar tunggu seperti ibadah haji reguler yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag).
Tentu saja tawaran menggiurkan ini mengundang banyak resiko yang bakal diperoleh calon jamaah haji. Jika terdeteksi oleh otoritas Arab Saudi langsung dideportasi dan dikenakan denda.
BACA JUGA:Kunjungi Makodim 0614 Kota Cirebon, Danrem 063 SGJ: Publikasikan Program Unggulan TNI AD
BACA JUGA:Hore! Peringatan Hardiknas Presiden Prabowo Luncurkan Program Bangun dan Renovasi 10.440 Sekolah
BACA JUGA:Pasca Covid-19, BPS Mencatat Geliat Kunjungan Wisata ke Kabupaten Cirebon Alami Kenaikan
Maka, sebelum hal buruk terjadi Menteri Agama Nasaruddin Umar mengimbau kepada umat Islam di Indonesia untuk tidak memaksakan diri ke Arab Saudi tanpa visa haji.
“Saya mengimbau kepada calon jemaah haji non reguler tidak formal, lebih baik berpikir."
"Sebab, Saudi Arabia tahun ini super ketat. Super super ketat,” kata Menag Nasaruddin Umar dikutip dari laman resmi Kemenag, Kamis 1 Mei 2025.
“(Saat ini), Tanpa visa haji tidak boleh masuk Haram. Anda lihat kan memasuki Haram tanpa visa haji tidak boleh."
"Kalau umrah, saat ini bukan waktunya untuk umrah. Turun dari bus dijemput. Kalau tidak ada visa haji disuruh kembali,” imbuhnya.
BACA JUGA:Peringati HUT Persit Kartika Chandra Kirana Ke-79, Inilah Pesan Danrem 063 SGJ
BACA JUGA:Sikapi Rokhmin Dahuri, Raden Hamzaiya: Jalan Masih Rusak, Bisa-bisanya Bahas Provinsi Cirebon Raya
BACA JUGA:Saluran Irigasi Primer Rusak Karena Longsor, Petani di Gebang Ilir Cirebon Menjerit
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase


