Daya Motor

Warga Taman Kota Keluhkan Asap Bersumber dari TPA

Warga Taman Kota Keluhkan Asap Bersumber dari TPA

Warga Taman Kota Ciperna keluhkan kebakaran bersumber dari TPA-Abdullah-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Hadirnya tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di kawasan perumahan Taman Kota Ciperna, menuai protes dari warga perumahan, hal ini dipicu kebakaran dilokasi TPA yang menyebabkan kondisi kesehatan warga  menjadi terganggu.

Pantauan Radar Senin pagi (22/9/2025) asap mengepul ke berbagai penjuru kawasan perumahan, saat dilihat  langsung ternyata sumber api berasal dari TPA di kawasan Komplek Perumahan Taman Kota Ciperna. Kepulan asap bersumber dari bawah sampah di berbagai titik di TPA.

Yang menyedihkan ternyata sampah di TPA tersebut dominan sampah plastik, sehingga asap dari kebakaran TPA berbau plastik yang cukup mengganggu pernapasan warga sekitar maupun pengendara yang melalui TPA.

Taruna Satya, salah seorang warga perumahan Taman Kota Ciperna kepada Radar Senin (22/9/2025) mengaku terganggu atas kebakaran dan bau sampah yang bersumber dari TPA.

BACA JUGA:Kabupaten Cirebon Gelar World Cleanup Day 2025, Ribuan Ribuan Warga Bersihkan Sampah di Sungai

Menurut Taruna, keluhannya ini bukan tanpa alasan, karena dampak dari kebakaran ini membuat sesak nafas warga sekitar karena bau sampah dan asapnya bau plastik membuat warga merasa tidak nyaman.

Taruna mengaku tidak habis pikir di kawasan perumahan bisa berdiri TPA sampah. Bahkan saat terjadi kebakaran ternyata saat dilihat langsung, sumber api berasal dari lapisan bawah sampah.

Jadi sampah yang bertumpuk-tumpuk tersebut menimbulkan gas metan dan memicu munculnya api dan menyebabkan  terjadinya kebakaran.

“Tadi pagi memanggil damkar, ternyata dari petugas damkar kesulitan memadamkan sumber api karena sumber api ada dibawah dan sampahnya harus diangkat. Api yang dipadamkan hanya yang bagian atas,” ujarnya.

BACA JUGA:Soal Tumpukkan Sampah di Pasar Caringin Bandung, KDM: Tanggung Jawab Pengelola

Taruna menerangkan berdasarkan penjelasan petugas damkar, lapisan sampah paling bawah mesti diangkat kalau ingin sumber apinya padam. Karena sumber air diduga akibat munculnya gas metan yang bersumber dari tumpukan sampah.

Walaupun damkar  sudah memadamkan api, kata Taruna, tapi asap dari berbagai titik tetap muncul, dan bau asap sampah plastik yang terbakar juga sangat menganggu warga.

“Sebelah TPA adalah lapangan bola yang setiap hari digunakan sebagai olah raga siswa, tapi olah raga mereka menjadi terganggu karena asap menyengat dan bau sampah. Jadi yang terganggu bukan hanya warga sekitar, pelajar yang berolah raga juga merasa terganggu dampak dari Asap dari TPA,” tandasnya.

Pihaknya berharap pemerintah daerah untuk segera merespon keluhan warga tentang TPA di kawasan perumahan Taman Kota Ciperna.

BACA JUGA:Puluhan Tahun Menggunung, Sampah di Desa Panjalin Kidul Akhirnya Dibersihkan

Karena kondisinya membuat resah warga dan kesehatan warga menjadi terganggu. “Ini bukan lagi TPS (tempat pembuangan sampah) tapi sudah berubah menjadi TPA karena sampah muaranya dibuang ditempat tersebut,” pungkasnya. (Abd)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait