Daya Motor

Becklog di Kota Cirebon Capai 11.000 Unit Rumah, Ketua DPRD REI Jabar Bilang Begini

Becklog di Kota Cirebon Capai 11.000 Unit Rumah, Ketua DPRD REI Jabar Bilang Begini

Bale Expo Property jadi salah satu upaya mengurangi angka becklog. -APRIDISTA SITI RAMDHANI-RADARCIREBON.COM

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Ketimpangan antara jumlah hunian yang tersedia dengan jumlah kebutuhan rumah (backlog) di Jawa Barat (Jabar) saat ini masih cukup tinggi, salah satunya di CIREBON

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Barat Periode 2024-2027, Norman Nurdjaman menuturkan backlog di Jabar mencapai 2,3juta unit rumah dan Cirebon mencapai 11ribu unit rumah. 

Dengan jumlah penduduk Kota Cirebon yang mencapai sekitar 340ribu penduduk, berarti ada sekitar 90ribu KK. 

"Ini artinya 11ribu diantaranya atau sekitar 12 persen masyarakat Cirebon belum memiliki rumah," tuturnya.

BACA JUGA:Agustus 2025, Perjalanan Wisnus dan TPK Hotel di Kota Cirebon Mengalami Penurunan

BACA JUGA:Pelaksanaan Betonisasi di Desa Japura Lor Disoal Warganya, Begini Reaksi Kuwu

BACA JUGA:Ban Bocor, Mobil Avanza Tabrak Becak, Dua Orang Terluka

Angka 12 persen tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Barat. Ini menjadi tugas bagi pemerintah untuk memberikan kemudahan pada masyarakat agar bisa mendapatkan rumah. 

Seperti dengan cara memberikan kemudahan mendapatkan SLIK hingga pembebasan BPHTB.

Untuk mengurangi angka backlog, pihaknya meminta kepada perbankan untuk lebih fokus kepada sektor infromal. 

Terlebih pertumbuhan ekonomi di Indonesia hampir 54 persennya digerakan sektor UMKM yang termasuk dalam sektor informal. 

"Sektor informal masih sulit lolos dari perbankan, padahal ini pasar yang sangat besar," ucapnya.

Lanjutnya, SLIK menjadi salah satu kendala masyarakat untuk mendapatkan akses pembiayaan saat hendak membeli rumah. 

BACA JUGA:Cerita Warga Gemulungtonggoh yang Menyaksikan Meteor Jatuh ke Bumi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait