PPDB Tahun Ini Pakai Perwali yang Disempurnakan

PPDB Tahun Ini Pakai Perwali yang Disempurnakan

KEJAKSAN – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) baru akan dimulai pada Juni 2016 mendatang. Namun, gelora semangat untuk memberikan formulasi terbaik sudah dilakukan sejak saat ini. Kebijakan aturan yang akan digunakan tetap mengacu pada Peraturan Walikota (Perwali) tahun 2015. Hanya ada perbaikan sedikit untuk penyempurnaan. Ketua PPDB Dinas Pendidikan Kota Cirebon, H Abdul Haris SPd MM mengatakan, dasar pemberlakuan aturan untuk PPDB tahun 2016 ini tetap mengacu pada tahun sebelumnya. Di mana, perwali untuk PPDB tahun 2015 dinilai masih sangat relevan dan layak dipertahankan. Untuk kondisi terbaik, pihaknya akan menyempurkan sistem agar lebih sesuai harapan bersama. “Kami merencanakan tetap memakai Perwali PPDB tahun 2015. Itu formulasi terbaik. Hanya saja nanti disempurnakan kembali,” ucap Haris, melalui sambungan telepon karena masih berada di Makkah, Saudi Arabia, Selasa (26/4). Dalam perwali PPDB tahun 2015, sistem yang digunakan adalah online. Selama ini, sistem pendaftaran hingga pengumuman dengan online dirasakan lebih baik dibandingkan manual. Namun, untuk kemudian pihak sekolah melakukan tes ulang, Haris menilai hal itu tidak perlu dilakukan. Hanya saja, bila harus ada tes ulang di sekolah disdik tidak mempersoalkan. Adapun terkait formulasi titip menitip, Haris menjelaskan ada perbaikan yang dilakukan terhadap sistem. Salah satunya, bisa dalam bentuk nomor pribadi rahasia yang hanya diketahui oleh siswa atau pendaftar. Di tempat terpisah, Walikota Cirebon, Drs Nasrudin Azis SH ingin PPDB bersih dari aksi titip menitip. Bahkan, keinginan DPRD Kota Cirebon agar walikota tidak terlibat dalam konsep dan hal terkait PPDB, disetujui secara penuh. “Saya setuju (agar walikota tidak terlibat secara aturan maupun teknis PPDB),” ucapnya lantang. Bahkan, walikota menilai usulan dari dewan agar walikota tidak terlibat PPDB merupakan hal yang sangat bagus. Dirinya sadar, untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas dimulai dari tidak adanya aksi titip menitip. (ysf)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: