'Sarjana' Ultra 600 Km
JADI “SARJANA”: Presiden Persebaya sekaligus CEO Mainsepeda Azrul Ananda (kanan) mengalungkan selendang dan memakaikan toga kepada CEO Radar Cirebon Group Yanto S Utomo.-Istimewa-radarcirebon
Infrastruktur di geosite yang memang ditulis “Teksas” ini sudah sangat memadai. Juga tampak fasilitas wisata, dan penambahan penerangan jalan menuju lokasi geosite. Di tempat itu juga sudah berdiri museum dan edukasi, atraksi wisata, dan geotourism trails. Seperti rumah singgah sebagai museum mini sejarah dan proses pengeboran minyak tradisional di Wonocolo.
BACA JUGA:Pastikan Layanan Aman Saat Mudik, KAI Daop 3 Cirebon Cek Jalur Lewat KAIS
Di sepanjang kawasan itu, juga tampak pengeboran minyak tradisional yang unik untuk dinikmati. Hanya saja harus berhati-hati jika melintasi jalur tersebut. Selain jalan sempit, juga kontur yang naik-turun.
Setelah makan di Bojonegoro Kota, tantangan belum usai. Harus melintasi jalan datar nan panas di pantura Bojonegoro-Lamongan. Kemudian dilanjutkan jalan naik turun dari Lamongan, Mojokerto, hingga Gresik.
Baru pukul 18.00, sampai titik finish di Sutos Surabaya. Alhamdulillah, sampai di titik finish, kami berlima disambut langsung oleh Presiden Persebaya yang sekaligus CEO Mainsepeda, Azrul Ananda.
Dan, putra sulung mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan tersebut pula yang mengalungkan selendang dan memakaikan toga. Bos DBL Indonesia inilah yang mewisuda saya menjadi “Sarjana” Ultra 600 Km. (*)
BACA JUGA:Jelang Mudik Lebaran 2026, Polisi Petakan Titik Jalan Rusak di Kabupaten Cirebon
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

