Nabila Ellisa Rilis EP Perdana 'GERD', Curhat Patah Hati dalam Balutan Pop Ballad Korea
Nabila Ellisa Rilis EP Perdana “GERD”, Curhat Patah Hati dalam Balutan Pop Ballad Korea-YouTube -Radar Cirebon
RADARCIREBON.COM - Penyanyi NABILA ELLISA akhirnya resmi merilis EP perdananya yang bertitle “GERD (Galau Emosional Rasa Diri)”, sebuah karya yang merangkum perjalanan emosional tentang patah hati, kehilangan, dan dinamika perasaan yang kerap tak terucap.
Judul
“GERD” dipilih pastinya dengan makna yang mendalam. Terinspirasi dari kondisi kesehatan yang sering muncul saat seseorang mengalami tekanan emosional.
EP ini menggambarkan bagaimana patah hati tak hanya melukai perasaan, tetapi juga mempengaruhi kondisi fisik mulai dari rasa sesak, perih, dan gelisah yang dialami banyak orang. Perasaan yang diterjemahkan menjadi lirik dan melodi yang jujur serta dekat dengan pengalaman pendengar.
“
Aku ingin memperbanyak katalog lagu-lagu aku di genre Pop dan udah banyak lagu yang pengen aku rilis sejak lama hingga akhirnya aku memutuskan merilis mini album dulu.
BACA JUGA: Awal Puasa 2026 Ditentukan 17 Februari, Kemenag Pantau Hilal di 96 Titik
Seperti yang orang-orang tahu, saya memulai karir saya di genre musik Dangdut, saya berharap dengan adanya album ini semakin banyak orang tahu bahwa saya juga menyanyikan lagu bergenre Pop. Untuk judul album GERD sendiri, karena kondisi ini tuh sangat dekat dengan banyak orang.
Saat mengalami putus cinta atau sakit hati, kondisi kesehatan ini muncul saat kita mengalami tekanan emosional.
Bukan sekedar perasaan yang dilukai namun terkadang berpengaruh pada kesehatan kita mulai dari rasa sesak, perih dan gelisah. Hal ini juga terjadi sama aku dan mungkin dialami banyak orang di luar sana”, jelas Nabila soal album perdananya ini.
EP
ini terdiri dari lima lagu, dengan fokus utama pada track berjudul “Tanyaku” lagu tentang perjalanan cinta yang terhalang berbeda, ketika dua hati saling mencinta namun tak bisa bersama di dunia.
BACA JUGA: Tak Boleh Tolak Pasien JKN Nonaktif, Rinna Suryanti: Nyawa Tak Bisa Dikalahkan Administrasi
Di tengah keikhlasan dan kehilangan, lagu ini menyimpan satu harapan sederhana, semoga kelak cinta yang tak sempat bersatu di sini, dipertemukan kembali di surga yang sama.
Secara
musikal lagu ciptaan Ilyas Bachtiar di EP “GERD” menghadirkan nuansa Pop Ballad Korea yang melankolis dengan aransemen lembut dari Joel Christian, memberi ruang bagi emosi dan cerita yang mengalir dengan jujur.
Kelima lagu di dalamnya saling terhubung, membentuk satu rangkaian kisah tentang luka, penerimaan, dan proses berdamai dengan perasaan sendiri.
“
Makna lagu ini sangat dalam tentang cinta yang tidak bisa bersama di dunia tetapi meminta atau selalu berdoa untuk satu surga bersama.
BACA JUGA: Arab Saudi Pantau Hilal 17 Februari 2026, Awal Puasa Diprediksi 19 Februari
Sebenarnya lagu ini cukup panjang, diciptakan oleh suamiku saat ia masih kuliah tapi baru terealisasi setelah bertemu aku.
Lagu ini lalu ditulis ulang di awal tahun 2025 dan dibantu musiknya oleh Joel Christian, lalu pertengahan tahun 2025 mulai proses rekaman.
Selama pengerjaan lagu ini, kita banyak mendapat pengaruh dari lagu-lagu ballad Korea yang secara emosional kita rasa cocok dengan lagu-lagu ciptaan Ilyas, makanya feeling lagu ini menangkap kesana” ujar Nabilla.
Melalui
EP ini, Nabila Ellisa berharap para pendengar dapat merasa tidak sendirian. “GERD” menjadi teman untuk berbagi kisah dan pengingat bahwa sakit hati adalah pengalaman yang dirasakan terkadang dirasakan oleh tubuh. Dengan EP ini semoga tidak ada lagi yang terus menerus membuat diri karena hati
.
EP “GERD” kini telah tersedia dan dapat didengarkan di seluruh platform streaming digital.
BACA JUGA: Lonjakan Libur Imlek, Lalu Lintas Tol Cipali Naik 52 Persen
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

