Kemenag Buka Ruang Bagi Mahasiswa Perempuan Mengakses BIB, Nih Bocoran Syaratnya
Beasiswa.-ist-Radar Cirebon
JAKARTA, RADARCIREBON.COM - Mahasiswa perempuan di Indonesia punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan atau dapat mengakses program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB).
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Ruchman Basori, pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Institut Ilmu Al-Quran Jakarta, Jumat jdi Hall Asrama Mahasiswa IIQ Jakarta.
“Jangan lama-lama kuliah di IIQ Jakarta, segera lulus dan kejar beasiswa untuk studi lanjut S2 dan S3 baik di Dalam dan Luar Negeri,” ucapnya.
Ruchman mengatakan, tidak membedakan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan untuk mendapatkan mahasiswa.
BACA JUGA:Perkuat Pengawasan PDPB melalui Kerjasama dengan Kemenag
BACA JUGA:Mahasiswa Kecewa Kepada Bupati Kuningan, Begini Alasannya
“Semua sama, yang penting kemampuan akademiknya memenuhi syarat dan didukung dengan kemampuan Bahasa yang memadahi," ungkapnya.
Tidak lupa Ruchman Basori juga membeberkan kiat-kiat mendapatkan BIB Kemenag, mulai dari persiapan bahasa (TOEFL dan IELTS), persiapan kemampuan akademik sampai pada mental pejuang.
Kemenag bersama LPDP Kementerian Keuangan telah menyalurkan BIB. Total ada 7.594 Awardee, yang tersebar di pelbagai perguruan tinggi.
Data yang ada mencatat 58 persen penerima beasiswa adalah laki-laki (4.404), dan 42 persen Perempuan (3.190).
BACA JUGA:Rayakan HUT RI ke-80, Kemenag Kabupaten Cirebon Gaungkan Semangat Nasionalisme dan Cinta Tanah Air
Kaum perempuan mendapat perlakuaan yang adil dalam mendapatkan BIB Kemenag, termasuk memilih program studi (prodi) yang marketable.
“Bapak Menteri Agama dan Sekjen Kemenag sangat komitmen untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswi, guru dan ustadz Perempuan, dosen dan tendik Perempuan dan juga pegawai Kemenag serta Alumni Pesantren, PTK dan Madrasah,” sebut Ruchman. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase


