Daya Motor

Asisten Pemerintahan dan Kesra Punya Peran Vital dalam Pembangunan Daerah

Asisten Pemerintahan dan Kesra Punya Peran Vital dalam Pembangunan Daerah

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Herman Suryatman saat membuka Forum Asisten Daerah Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat se-Jawa Barat Tahun 2025 di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka, Kamis 25 September 2025 kemarin.-Biro Adpim Jabar-

MAJALENGKA, RADARCIREBON.COM – Jabatan Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang melekat di setiap Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi, Kabupaten dan Kota memiliki peran vital sebagai jangkar pemerintahan.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Herman Suryatman saat membuka Forum Asisten Daerah Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat se-Jawa Barat Tahun 2025 di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka, Kamis 25 September 2025 kemarin.

“Sebagai jangkar pemerintahan daerah, Asda Pemerintahan dan Kesra se-Jawa Barat perlu berkomitmen kuat menjaga laju pembangunan agar sampai pada visi-misi yang telah ditetapkan," ucap Sekda Herman.

BACA JUGA:Obrolan Warung Sate, Bupati Majalengka, Sekda Jabar dan Helmy Yahya Bahas Kawasan Rebana

BACA JUGA:Serahkan Dokumen Kepegawaian, Sekda Jabar Beri Pesan Kepada Lulusan IPDN

BACA JUGA:Efisiensi Anggaran, Sekda Jabar Paparkan Solusi untuk Pembiayaan Pembangunan Daerah

Dia mengatakan, ibarat kapal besar yang tengah berlayar mengarungi samudera pembangunan, setiap pemerintahan pasti ada riak dan gelombang.

Tapi, kapal tersebut harus bisa dan mampu berlabuh dengan selamat di pelabuhan tujuan yang telah ditetapkan.

Dicontohkan, saat ini tantangan penanggulangan kemiskinan dan stunting memerlukan desain kebijakan matang. Sebagai jangkar, para asisten pemerintahan dituntut mampu merumuskan strategi yang efektif.

Maka, forum ini menjadi wadah komunikasi, koordinasi, sekaligus konsolidasi lintas kabupaten/kota untuk menyelesaikan persoalan strategis serta mendukung program prioritas, baik di daerah maupun tingkat Provinsi Jabar.

"Publik hari ini masih banyak yang miskin. Maka, bapak dan ibu asisten pemerintahan dan kesra dapat membuat desain untuk menjadi menjadi guideline untuk menangani stunting, menurunkan kemiskinan, mengembangkan peran kecamatan, desa, dan urusan lainnya,"  jelasnya.

BACA JUGA:Sekda Jabar: Dana Operasional Gubernur dan Wakil Gubernur Kembali ke Masyarakat

BACA JUGA:Soal Metode Penanganan Sampah, Sekda Jabar: Tinggalkan Open Dumping

Dalam kesempatan ini, Sekda Herman menegaskan, setiap pemimpin harus mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan.

"Tugas pemimpin adalah mewujudkan yang tidak mungkin. Dan kita semuanya harus jadi pemimpin," tegasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase