Daya Motor

Stok Pangan di Cirebon Aman Hingga 11 Bulan ke Depan

Stok Pangan di Cirebon Aman Hingga 11 Bulan ke Depan

Pimpinan Bulog Cabang Cirebon, Imam Mahdi -Abdullah-radarcirebon

​CIREBON, RADARCIREBON.COM – Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Berdasarkan data terbaru, stok beras PSO yang dikuasai saat ini mencapai 136.000 ton.

Pimpinan Bulog Cabang Cirebon, Imam Mahdi  menyampaikan bahwa proses penyerapan gabah dan beras dari petani lokal masih terus berlangsung hingga saat ini.

Dengan jumlah stok yang ada, kata Imam Mahdi, ketahanan pangan di wilayah Cirebon diprediksi akan stabil untuk jangka waktu yang cukup panjang.

​"Insya Allah dengan stok sebesar 136.000 ton itu, maka akan mencukupi ketahanan stoknya selama 11 bulan ke depan," ujarnya.

BACA JUGA:One Way Arus Balik Lebaran di Tol Cipali Ramai Lancar, 36 Ribu Kendaraan Menuju Jakarta

​Imam juga menyampaikan, Ketersediaan Komoditas Lainnya Selain beras PSO, Bulog Cirebon juga menyiagakan berbagai produk komersial lainnya untuk menjaga stabilitas harga di pasar Beras Komersial 9 ton, Gula Pasir 2 ton, Tepung Terigu 17 ton, Minyak Goreng 176.000 kiloliter, Jagung Pakan Ternak (untuk peternak ayam layer) 1.500 ton.

​Imam menambahkan bahwa pasokan minyak goreng tambahan sedang dalam proses pengiriman dari Riau, Medan, dan Banten untuk mendukung program bantuan pangan.

​Penyaluran Bantuan Pangan dan SPHP

Terkait distribusi, Bulog melaporkan bahwa beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) telah disalurkan sebanyak 7.500 ton terhitung sejak Januari hingga Maret 2026.

BACA JUGA:Maarten Paes dan 2 Lainnya OTW Jakarta dan Update Ranking FIFA Indonesia Salip Malaysia

​Pemerintah Kota Cirebon direncanakan akan melakukan peluncuran (launching) penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng pada tanggal 25 dan 26 Maret 2026.

Meskipun awalnya direncanakan sebelum lebaran, beberapa distribusi bantuan mungkin akan berlanjut setelah lebaran guna menyesuaikan dengan jadwal mudik masyarakat.

​"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan masalah stok pasokan," pungkasnya. (Abd)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait