Daya Motor

Kecamatan Lemahwungkuk Jadi Penyumbang Terbanyak PMI

Kecamatan Lemahwungkuk Jadi Penyumbang Terbanyak PMI

Pengantar Kerja Ahli Muda, Muhamad Yani SH disela-sela sosialisasi bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di kelurahan Kasepuhan Kecamatan lemahwungkuk, menjelaskan Kecamatan Lemahwungkuk menjadi salah satu kecamatan penyumbang terbanyak PMI di Kota -Abdullah-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COMKecamatan Lemahwungkuk menjadi salah satu kecamatan penyumbang terbanyak PMI di Kota Cirebon, hal ini dikatakan Pengantar Kerja Ahli Muda, Muhamad Yani SH disela-sela sosialisasi bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) di kelurahan Kasepuhan Kecamatan Lemahwungkuk, kamis (18/6/2026) di Aula Kelurahan Kasepuhan.

Muhamad Yani, menjelaskan bahwa pemilihan Kelurahan Kasepuhan sebagai salah satu lokasi fokus sosialisasi didasari oleh tingginya angka warga setempat yang memilih untuk mengadu nasib ke luar negeri.

"Dari total 142 CPMI yang terdata se-Kota Cirebon per hari ini, sebanyak 29 orang di antaranya berasal dari Kelurahan Kasepuhan," ujar Muhamad Yani.

Yani menambahkan, berdasarkan pemetaan dari lima kecamatan yang ada di Kota Cirebon, Kecamatan Lemahwungkuk dan Kecamatan Harjamukti menempati peringkat teratas dalam hal jumlah penyumbang PMI.

BACA JUGA:Nashrudin Azis Dituntut 10 Tahun Penjara, Kasus Korupsi Gedung Setda Cirebon Masuk Babak Krusial
 

BACA JUGA:Demo di Jakarta Hari Ini: Emak-emak Teriak Stop MBG, Long March Kuasai Bundaran HI
Ketika disinggung mengenai alasan utama tingginya minat warga untuk bekerja di luar negeri, Yani membeberkan bahwa faktor ekonomi keluarga masih menjadi pemicu dominan. Sebagian besar warga yang mendaftar memilih sektor domestik atau Asisten Rumah Tangga (ART).

"Faktor utama tentu ekonomi. Dari hasil wawancara yang kami lakukan di dinas, kebanyakan berminat menjadi ART. Mereka memiliki kebutuhan rumah tangga yang ingin dicukupi, dan salah satu keinginan terbesar mereka rata-rata adalah ingin memiliki rumah sendiri," jelasnya.

Melalui sosialisasi di titik-titik krusial seperti Kelurahan Kasepuhan ini, Disnaker berharap para warga yang berniat bekerja ke luar negeri dapat menempuh jalur yang legal, aman, serta memiliki pemahaman yang matang mengenai hak dan kewajiban mereka selama bekerja di negara penempatan. (abd)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait