Daya Motor

Api Melalap Puluhan Lapak Pasar Sandang Tegal Gubug, Diduga Inilah Penyebabnya

Api Melalap Puluhan Lapak Pasar Sandang Tegal Gubug, Diduga Inilah Penyebabnya

Kobaran api membakar puluhan lapak milik pedagang di Pasar Sandang Tegal Gubug, Kabupaten Cirebon, Sabtu 1 Agustus 2026 malam. -Damkar Kabupaten Cirebon -

CIREBON, RADARCIREBON.COMKebakaran kembali melanda kawasan Pasar Sandang Tegalgubug di Jalan Bypass Cirebon–Jakarta, Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Sabtu 1 Agustus 2026 malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Hingga pukul 23.00 WIB, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon masih melakukan pendinginan kobaran api.

Besarnya kobaran api dipicu material lapak yang didominasi kayu sehingga api dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya.

BACA JUGA:Pasar Sandang Tegal Gubug Cirebon Kembali Terbakar, Api Lahap 45 Lapak

Tiupan angin yang cukup kencang juga mempercepat penyebaran api dan menyulitkan proses pemadaman.

Salah seorang warga, Ahmad, mengatakan dirinya belum mengetahui secara pasti asal mula kebakaran.

Menurutnya, warga baru mengetahui peristiwa tersebut setelah terdengar teriakan kebakaran dari sekitar lokasi pasar.

"Warga langsung berdatangan dan berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba," ujarnya.

Ratusan warga juga memadati lokasi untuk menyaksikan kebakaran. Kerumunan tersebut sempat menyulitkan petugas saat melakukan proses pemadaman dan pengamanan di sekitar titik api.

BACA JUGA:Kebakaran Pasar Sandang Tegal Gubug Cirebon, 46 Lapak Dilalap Api

Peristiwa ini terjadi hanya berselang empat hari setelah kebakaran sebelumnya melanda pasar tekstil terbesar di wilayah Ciayumajakuning tersebut pada Selasa 28 Juli 2026 sore.

Pada kebakaran sebelumnya, api yang diduga berasal dari instalasi listrik yang tidak standar menghanguskan puluhan lapak pedagang.

Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, sebanyak 45 lapak di Blok E serta satu lapak di Blok H terdampak.

Dari hasil pemeriksaan awal, titik api diduga berasal dari kabel yang terhubung dengan KWH listrik di Blok E bagian tengah sebelah barat. Api kemudian merambat ke arah timur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait