Daya Motor

Komisi II DPRD Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi ?

Komisi II DPRD Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi  ?

JADI PERHATIAN. Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon mendorong pelaku UMKM mampu bersaing di era digital.-Samsul Huda-Radar Cirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM - DPRD Kabupaten Cirebon mendorong Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) memperkuat pembinaan pelaku UMKM. Tujuannya, agar mampu bersaing di era digital. 

Tidak hanya dibina, pelaku UMKM bisa diberi pelatihan, seminar, sertifikat hingga pendampingan. Hal itulah yang menjadi perhatian Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon saat membahas KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 bersama Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setyawan SSi, mengatakan perkembangan perdagangan digital seharusnya menjadi peluang besar bagi UMKM lokal.

Oleh karena itu, Dinas Koperasi dan UKM diminta memperkuat pendampingan, terutama dalam pemanfaatan platform e-commerce sebagai sarana pemasaran.

BACA JUGA: B50 Untuk Kendaraan Niaga, Mitsubishi Fuso Pastikan Truk Tetap Aman dan Produktif

"Pembinaan jangan hanya administratif. Harus ada ukuran keberhasilannya. Misalnya, setelah dibina apakah produknya sudah masuk platform digital, apakah penjualannya meningkat, dan apakah pasarnya semakin luas," ujar Aan, kepada Radar, kemarin. 

Menurutnya, Kabupaten Cirebon memiliki banyak potensi produk. Hanya saja, sebagian pelaku usaha belum mampu mengemas dan memasarkan produknya mengikuti perubahan perilaku konsumen.

“Di zaman ketika orang bisa membeli barang hanya dengan beberapa sentuhan di layar ponsel, kemampuan menjual secara digital menjadi bagian penting dari daya saing UMKM,” terangnya. 

Apalagi potensi itu tidak hanya berada di pusat kota. Di desa-desa, banyak usaha masyarakat yang sebenarnya memiliki produk menarik. Termasuk pedagang tradisional dan pelaku usaha rumahan yang selama ini mempercayai pembeli di sekitar lingkungannya.

BACA JUGA: Kasus Tanah PD Pembangunan Rp23 Miliar Berujung Eksekusi, Mantan Dirut Beri Klarifikasi

"Produk ada. Pembeli sebenarnya juga ada.

Yang sering tidak ada adalah jembatannya," ucapnya. 

Oleh karena itu, DPRD mendorong agar pelatihan UMKM diarahkan pada kemampuan praktis. Mulai dari literasi digital, membuat foto produk yang menarik, menentukan harga, mengemas produk, membuat akun penjualan, hingga mengelola pemasaran melalui platform digital.

“Produk lokal juga perlu dikemas lebih menarik agar tidak kalah ketika berhadapan dengan produk dari luar daerah,” katanya 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait