INDRAMAYU - Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Indramayu, mengaku prihatin banyaknya minimarket yang membuka usahanya tanpa izin resmi dari pemerintah daerah (pemda). Pihaknya juga menyayangkan pernyataan yang muncul dari Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) Drs H Dono Dj Endo MM, bahwa pihak BPMP tidak mengetahui menjamurnya minimarket tersebut. Hal tersebut menunjukan bahwa mekanisme perizinan satu atap tidak berfungsi dengan baik. “Hal ini menunjukan BPMP tak berfungsi,” terang sekjen MPC PP, Yoga Hadiansyah SH, kemarin. Perda Kabupaten Indramayu Nomor 7 Tahun 2011 tentang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional, dan Penataan serta Pengendalian Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, ditujukan untuk mewujudkan keseimbangan perekonomian di daerah. Mengapa hal ini perlu sedemikian rupa diatur, kata Yoga, karena jika tidak dikendalikan akan menimbulkan berbagai persolan. Permasalahan seperti ini jika tidak disikapi dengan serius, maka sangat dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak sosial. BPMP harus segera mengintensifkan koordinasi dan melakukan langkah-langkah konkrit guna menyikapi persoalan tersebut. “Penegakan perda harus dilaksanakan dengan tegas, lakukan upaya-upaya terhadap minimarket-minimarket yang tidak memiliki izin tersebut. Apabila ada yang melanggar ketentuan dalam Perda, maka lakukan langkah penutupan dan penyegelan,” imbuh Yoga. Kedepan, BPMP harus melakukan evaluasi mendalam dan komprehensif guna memperbaiki kinerjanya. Sehingga persoalan kecolongan ataupun kelalaian bahkan pelanggaran seperti itu tidak terjadi lagi. Pihak berwenang diminta secepatnya mengambil langkah melakukan penutupan. Apabila tidak segera, PP selaku organisasi kemasyarakatan yang menangkap keresahan masyarakat, akan segera bertindak. “Kami mengingatkan kepada pihak terkait untuk segera bertindak. Jangan bilang tidak tahu,” tandasnya. (dun)
Pemuda Pancasila Minta BPMP Bertindak
Rabu 18-09-2013,13:34 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 23-05-2026,05:01 WIB
PPP Kabupaten Cirebon Matangkan Persiapan Muscab, Targetkan Partai Lebih Solid dan Modern
Sabtu 23-05-2026,08:06 WIB
Dugaan Korupsi Pengadaan Barang Terbongkar, KPK Desak Evaluasi e-Katalog
Sabtu 23-05-2026,06:01 WIB
John Herdman Panggil 44 Pemain Timnas Indonesia, Berikut Skuad Sementara FIFA Matchday Juni 2026
Sabtu 23-05-2026,07:31 WIB
WJES 2026: Ciayumajakuning Dinilai Siap Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Barat
Sabtu 23-05-2026,04:01 WIB
Sampah TPS Kecomberan Cirebon Menggunung Lagi, Warga PCL Kembali Mengeluh
Terkini
Minggu 24-05-2026,02:03 WIB
Warga Pancuran Barat Cirebon Demo Tower BTS, Gerbang Digembok dan Minta Dibongkar
Sabtu 23-05-2026,22:04 WIB
Pengelolaan Dam Haji 2026 Lebih Transparan, Ribuan Daging Kurban Disalurkan ke Palestina
Sabtu 23-05-2026,21:15 WIB
Kuningan Membiru, Puluhan Ribu Bobotoh Rayakan Persib Juara Liga 1 2025-2026
Sabtu 23-05-2026,20:37 WIB
Stadion Watubelah Jadi Lautan Biru, Ribuan Bobotoh Rayakan Persib Juara Liga 1
Sabtu 23-05-2026,20:13 WIB