JAKARTA - Masuknya investasi asing ke Indonesia masih terhadang sejumlah masalah. Salah satunya perizinan yang berbelit. Karena itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan kepada jajaran Kementerian dan Lembaga terkait untuk mengurangi hambatan investasi. “Pangkas perizinan. Pangkas. Saya kira di dunia ini tidak ada seperti Indonesia banyak sekali perizinan, di pusat, di daerah. Ini yang bikin penyakit. Saya kira sudah tiga kali saya menginstruksikan,” tegas SBY saat membuka sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin (18/9). SBY mengatakan, banyaknya perizinan di Indonesia justru memicu penyimpangan. Hal itu terjadi di pusat dan daerah. Untuk itu dia meminta dengan tegas agar proses perizinan dirampingkan. Harapannya, tingkat investasi di Indonesia membaik. “Makin banyak meja, makin banyak pintu, makin banyak penyimpangan. Jadi, kalau bisa dirampingkan, tidak berbelit-belit. Cepat investasi, cepat maju ekonomi kita dan kita bisa mencegah penyimpangan yang tidak perlu,” kata Presiden. Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengakui masih banyak perizinan di sejumlah Kementerian atau Lembaga yang bisa dipangkas. Saat ini terdapat 282 perizinan di seluruh institusi Kementerian dan Lembaga. Nah, jumlah tersebut akan segera dipangkas. “Dari 69 kelompok perizinan itu, totalnya 282 perizinan yang ada di seluruh institusi. Nanti dari 69 ini akan kita cut menjadi delapan kelompok saja. Jadi beberapa izin itu dibuang dan beberapa dikelompokkan sehingga menjadi ringkas,” kata Hatta. Hatta menuturkan, persoalan perizinan akan dimulai dari sektor hulu migas. Pihaknya menargetkan masalah perizinan di sektor tersebut bisa rampung pada bulan ini. “Setelah hulu migas selesai, baru masuk ke yang lain terkait perizinan ekspor impor dan perijinan lain,” tegas besan SBY itu. Hatta tidak memungkiri banyaknya jumlah perizinan membuka lebar peluang terjadinya penyimpangan. Dia juga mengakui banyaknya komplain terkait persoalan perizinan tersebut. (ken/ca)
Perizinan Berbelit Hambat Investasi
Kamis 19-09-2013,10:46 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,15:11 WIB
4 Pelaku Curanmor di Cirebon Ditangkap Polisi, 2 Lainnya Kabur Tinggalkan Senjata dan Motor Curian
Jumat 13-03-2026,10:02 WIB
Cara Dapat Saldo DANA Gratis Rp120 Ribu dari Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cukup Main Game Ini
Jumat 13-03-2026,10:16 WIB
Jadwal Persib vs Borneo FC: Bojan Hodak Ungkap Kondisi Terkini Skuad Maung Bandung
Jumat 13-03-2026,12:30 WIB
Volume Sampah TPA Kopiluhur Cirebon Melonjak Selama Ramadan, 200 Ton Lebih per Hari
Jumat 13-03-2026,09:35 WIB
29 Kasus Narkoba Terungkap di Indramayu Awal 2026, Polisi Tangkap 36 Tersangka
Terkini
Sabtu 14-03-2026,09:00 WIB
Aksi Berbagi Ramadan, Prabu Ciayumajakuning Bagikan Ratusan Paket Takjil
Sabtu 14-03-2026,07:01 WIB
Timnas Indonesia Siap Hadapi FIFA Series 2026, Pemain Dikumpulkan Setelah Lebaran
Sabtu 14-03-2026,06:01 WIB
PGRI Kabupaten Cirebon Bagikan 12.032 Takjil Serentak di 40 Kecamatan
Sabtu 14-03-2026,05:01 WIB
Cuaca Idulfitri 2026 di Jabar: Hujan Masih Berpotensi, Waspadai Longsor di Jalur Mudik
Sabtu 14-03-2026,04:34 WIB