JAKARTA - Kelangkaan buku nikah di sejumlah daerah di tanah air menimbulkan banyak spekulasi. Ada dugaan terjadi penyimpangan berupa penyunatan jumlah buku yang dicetak oleh Kementerian Agama (Kemenag). Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag M. Jasin mengatakan, pihaknya mengaudit seluruh laporan yang masuk ke Kemenag. Termasuk tentang laporan kelangkaan buku nikah. \"Silakan masyarakat lapor dengan informasi yang jelas,\" katanya kemarin. Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah bahwa kelangkaan buku nikah itu disebabkan karena penyimpangan. Akar persoalan buku nikah muncul karena APBN 2013 Kemenag tidak cair tepat waktu akibat pemblokiran. \"Bintang (tanda pemblokiran, red) baru hilang pada akhir Mei hampir masuk Juni,\" katanya. Sehingga kegiatan pengadaan barang dan jasa di Kemenag, termasuk buku nikah, mundur. Pengunduran itu bertepatan dengan puncak aktivitas pernikahan menjelang dan sesudah Idul Adha. Jasin mengatakan, urusan keterlambatan saja tidak akan sampai membuat buku nikah langka. Namun, karena bebarengan dengan musim nikah, permintaan buku nikah meningkat tajam. Tahun ini jumlah pasangan yang menikah mencapai 2,5 juta. Kemenag segera mengantisipasi supaya kejadian serupa tidak terulang tahun depan. Menurut Jasin, pembahasan anggaran antara Kemenag dengan DPR lancar sehingga potensi pemblokiran tidak akan terulang. Dengan demikian percetakan buku nikah bisa dikebut di awal tahun. Antisipasi lain, jumlah buku nikah yang dicetak diperbesar dari rata-rata aktivitas pernikahan yang ada. Tahun depan puncak musim nikah diperkirakan terjadi Agustus sampai Oktober. Kelangkaan buku nikah terjadi di sejumlah daerah yang memiliki jumlah penduduk besar. Seperti di Kabupaten Jember, Pasuruan (keduanya Jawa Timur), Sukabumi, Cirebon, Bandung (Jawa Barat), dan Lampung. Khusus di DKI Jakarta, stok buku nikah aman karena permintaannya tidak banyak. (wan/ca)
Buku Nikah Langka karena Banyak Permintaan
Rabu 30-10-2013,14:08 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,15:11 WIB
4 Pelaku Curanmor di Cirebon Ditangkap Polisi, 2 Lainnya Kabur Tinggalkan Senjata dan Motor Curian
Jumat 13-03-2026,10:02 WIB
Cara Dapat Saldo DANA Gratis Rp120 Ribu dari Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cukup Main Game Ini
Jumat 13-03-2026,10:16 WIB
Jadwal Persib vs Borneo FC: Bojan Hodak Ungkap Kondisi Terkini Skuad Maung Bandung
Jumat 13-03-2026,12:30 WIB
Volume Sampah TPA Kopiluhur Cirebon Melonjak Selama Ramadan, 200 Ton Lebih per Hari
Jumat 13-03-2026,09:35 WIB
29 Kasus Narkoba Terungkap di Indramayu Awal 2026, Polisi Tangkap 36 Tersangka
Terkini
Sabtu 14-03-2026,09:00 WIB
Aksi Berbagi Ramadan, Prabu Ciayumajakuning Bagikan Ratusan Paket Takjil
Sabtu 14-03-2026,07:01 WIB
Timnas Indonesia Siap Hadapi FIFA Series 2026, Pemain Dikumpulkan Setelah Lebaran
Sabtu 14-03-2026,06:01 WIB
PGRI Kabupaten Cirebon Bagikan 12.032 Takjil Serentak di 40 Kecamatan
Sabtu 14-03-2026,05:01 WIB
Cuaca Idulfitri 2026 di Jabar: Hujan Masih Berpotensi, Waspadai Longsor di Jalur Mudik
Sabtu 14-03-2026,04:34 WIB