MAJALENGKA–Rendahnya kualitas beras miskin (raskin) di Kabupaten Majalengka selama beberapa bulan terakhir, membuat Komisi B DPRD Majalengka memanggil jajaran Bulog Drive III Cirebon untuk dimintai klarifikasi terkait permasalahan ini, Senin (16/12). Ketua Komisi B DPRD Majalengka Otong Syuhada SH MH menyebutkan, agenda pemanggilan ini didasari atas aduan-aduan yang diterima pihaknya dari masyarakat perihal rendahnya kualitas raskin. Kondisi ini, kata Otong, telah terjadi semenjak beberapa bulan terakhir. “Banyak laporan ke kita jika beras raskin yang diterima masyarakat kualitasnya buruk. Bahkan tidak layak dikonsumsi. Ada yang bilang banyak batunya, banyak kutunya, berasnya bubuk dan lain-lain,” ujarnya. Dikatakan, ketika dilakukan sidak ke gudang Bulog Kasokandel beberapa waktu lalu, memang ditemukan kondisi demikian. Dari hasil ini, pihaknya langsung berencana memanggil pihak Bulog untuk mengklarifikasi temuan ini. “Baru terlaksana sekarang, jadi kita langsung mengkonfirmasi pihak Bulog. Karena secara kualitas memang buruk. Kaitannya dengan kuantitas, setelah mendengar pemaparan pihak Bulog, hingga tiga bulan ke depan stok raskin masih aman,” jelasnya, diamini anggota Komisi B lainnya Ir Sumpena. Sementara itu, Kepala Bulog Sub Drive III Basirun mengakui jika kualitas beras raskin akhir-akhir ini cenderung memburuk. Hal ini, karena waktu penyimpanan beras di gudang Bulog terlalu lama, sehingga mengakibatkan kondisi beras menurun termakan waktu. “Memang dilematis, kalau cepat kita salurkan nanti memperngaruhi harga pasar. Kalau disimpan terlalu lama ya kondisinya menurun. Kan kualitas beras yang kita beli dari petani patokannya yang sesuai dengan harga,” ujarnya. Dia menyebutkan, patokan Bulog untuk membeli beras dari petani berdasarkan Inpres Nomor 3 tahun 2012, ditetapkan harga patokan pemerintah senilai Rp6.600 per kilogramnya. “Kalau kita minta HPP dinaikkan, pasti harga beras normal juga ikut naik. Akibatnya harga beras-beras normal lainnya bisa lebih tinggi dari harga yang sekarang. Sekarang saja sudah ada harga eceran beras jenis tertentu yang menyentuh Rp10 ribu per kilogramnya,” imbuhnya. (azs)
Kualitas Raskin Buruk, DPRD Panggil Bulog
Selasa 17-12-2013,10:42 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,03:02 WIB
BMKG Rilis Posisi Hilal Syawal 1447 H, Idulfitri Diprediksi 21 Maret 2026
Kamis 12-03-2026,05:01 WIB
Kuota Mudik Gratis Jabar Masih Ada! 1.012 Kursi Tersisa, Cek Rute dan Jadwalnya
Kamis 12-03-2026,04:01 WIB
BGN Hentikan Operasional 1.512 SPPG di Jawa, Ini Daftar Provinsi Terdampak
Kamis 12-03-2026,08:39 WIB
Program Gentengisasi Jatiwangi Resmi Dimulai, Maruarar Sirait Lepas 14 Truk Genteng Senilai Rp3 Miliar
Kamis 12-03-2026,02:33 WIB
Immoderma Cirebon Berbagi di Bulan Ramadan, 100 Paket Sembako Disalurkan untuk Anak Binaan
Terkini
Kamis 12-03-2026,22:26 WIB
Polres Cirebon Kota Gelar Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026, Siap Amankan Mudik dan Lebaran
Kamis 12-03-2026,22:14 WIB
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Suranenggala, Bupati Imron Pastikan Bantuan dan Perbaikan Sekolah
Kamis 12-03-2026,21:22 WIB
Kelme Rilis Jersey Terbaru Timnas Indonesia, Harga Mulai Rp749 Ribu
Kamis 12-03-2026,21:07 WIB
Belajar Al-Qur’an hingga Berbagi Takjil, Ramadan DWP Kota Cirebon Berakhir Khidmat
Kamis 12-03-2026,20:21 WIB