Dari waduk Darma menuju RM Cipondoh di Kadu Gede untuk istirahat makan. Setelah itu menuju ke Cigugur. “Harus isi karbo dulu, biar tambah semangat,” ungkap “Abah” Edi Novrijanto yang tahun lalu juga mengikuti Bromo KOM.
Nah, dari Cigugur ini kemudian melanjutkan tantangan berikutnya. Menanjak ke Palutungan. Tanjakkan ini terkenal syahdu dan “ngeri mgeri sedap”. Apalagi untuk nanjak di rute ini, tinggal sisa tenaga karena Tim “Kadal” sudah menempuh jarak 100 km.
Kemudian setelah sampai Buper Palutungan Kuningan turun kembali ke Cigugur. Dari sini kemudian menuju Gunung Keling, Cirendang dan langsung turun ke Cirebon. Pulang ke rumah masing-masing.
Apa target Tim “Kadal” di event Bromo KOM? “Tidak muluk-muluk. Kami ingin tim ‘Kadal’ bisa finish di bawah COT (cut of time) sudah bagus,” kata William Kho bersemangat.
BACA JUGA:Kakek Abdul Goni akhirnya ditemukan tenggelam di Sungai Sungai Pekik Kabupaten Cirebon
“Tahun lalu banyak yang tidak finish. Yang finish pun banyak pula yang sudah melewati batas COT,” timpal “Abah” Edi.
Seperti diketahui, Bromo KOM Challenge adalah even sepeda menanjak yang paling banyak ditunggu oleh cyclist di Indonesia. Bahkan even ini merupakan “ritual” wajib bagi para penghobi gowes. Tidak salah jika Bromo KOM Challange dijuluki “Naik Haji”-nya para pesepeda Indonesia.
Event ini rutin digelar setiap tahun, sejak 2014. Namun ketika pandemi covid, even ini sempat satu tahun terhenti. Yakni di tahun 2021. Tahun lalu, 2022, even ini kembali digelar dan disambut penuh antusias.
Pada tahun 2022, Bromo KOM Challenge ini diikuti 1.000 cyclist dari seluruh Indonesia. Mereka mewakili 342 komunitas. Dari 135 kota di 30 provinsi.
BACA JUGA:PSI Kota Cirebon Target 5 Kursi di DPRD, Akhirnya Daftarkan 35 Bacaleg
Hebatnya, di tahun 2022, slot 1.000 peserta sold out dalam delapan jam saat registrasi dimulai pada 16 Maret lalu. Ini menjadi rekor baru di gelaran Mainsepeda.com dan Antangin yang di-manage oleh Azrul Ananda School of Suffering (AA SoS) dan DBL Indonesia ini.
Untuk tahun 2023 ternyata pecah rekor lagi. Itulah yang terjadi di pendaftaran Bromo KOM Challenge 2023. Sebanyak 1500 slot, ludes hanya dalam tempo 7 jam.
Slot kuota ini sudah “normal” kembali. Tahun lalu karena masih pandemi, dilakukan pembatasan.
Respons cyclist terhadap Bromo KOM sudah terasa sejak 1 Januari 2023. Ketika Mainsepeda.com mengumumkan seluruh jadwal event-nya.
BACA JUGA:KEREN, Warna Baru Honda Rebel Ekspresikan Kebanggaan Gaya Hidup
Bahkan sejak tahun lalu pun sudah banyak yang telah mengamankan slot Bromo KOM lewat jalur pembelian bundling dengan dua even Trilogi Jatim lainnya, yakni Banyuwangi Bluefire Ijen KOM Challenge dan Kediri Dholo KOM Challenge. (*)