Disusul dengan gempa kedua pada pukul 07.25 WIB, pada posisi koordinat 6.7 LS 108.64 BT dengan kekuatan 3,2 magnitudo pada kedalaman 7 kilometer. Seluruh gempa tersebut terjadi di darat dan termasuk jenis tektonik dangkal.
Sebelumnya, Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto menjelaskan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cirebon.
Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.
“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata Hartanto dalam keterangan tertulis.
BACA JUGA:Anak Sunjaya Mengadu Soal Mobil yang Disita KPK, Sebut Soal Hadiah Kakek dan Nenek
Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai Sesar Cirebon yang disebut menjadi sumber gempa berulang kali di wilayah Kabupaten Cirebon dan sekitarnya.