JATIBARANG - Puluhan warga Desa Jatibarang mendatangi stasiun kereta api Jatibarang, Sabtu (25/1) siang. Kedatangan mereka untuk mendesak PT Kereta Api Indonesia (KAI) agar segera mempercepat proses pembongkaran gorong-gorong yang terletak di bawah jembatan kereta api di jalan Jatibarang menuju Indramayu kota. Menurut warga, jembatan kereta api itu telah menutup saluran air yang merupakan saluran pembuang dari pemukiman warga menuju sungai pembuang di Kebulen. Sehingga kerap menjadi biang banjir. \"Coba bayangkan, saluran air yang seharusnya lancar membuang air dari pemukiman warga, kini tertutup dan terhalang beton penahan jembatan kereta api. Akhirnya, ratusan rumah warga selalu terendam air karena tidak bisa mengalir. Air yang menggenang itu, tidak hanya saat hujan saja,\" sesal Asyrofi, ketua RW 02 Desa Jatibarang. Kedatangan warga diterima langsung kepala stasiun kereta api Jatibarang, Munaji didampingi Toto sebagai wakil kepala. Dari puluhan warga yang datang itu, lima di antaranya memperoleh kesempatan untuk berdialog langsung. Kelimanya itu, antara lain Sechudhin, Asrofi, H Masruri, H Undang Sutaryo, dan Sadori. Dari dialog yang dilakukan, terungkap bahwa masyarakat Desa Jatibarang, khususnya warga di RW 1 dan RW 2 menginginkan segera dilakukan normalisasi pada saluran air di bawah jembatan yang mengalir melalui gorong-gorong di bawah jembatan kereta api yang merupakan aset PT KAI. Setelah dilakukan pembicaraan panjang, akhirnya disepakati bahwa PT KAI akan menerjunkan timnya untuk melakukan pengurasan saluran air di bawah jembatan kereta api itu. PT KAI berharap agar warga tidak melakukan tindakan pembongkaran sendiri karena dapat mengganggu dan berdampak pada posisi rel kereta api di atas jembatan kereta. Kondisi tersebut jelas akan mempengaruhi perjalanan kereta dan keselamatan perjalanan moda transportasi tersebut. Rencananya, pembongkaran akan dilakukan pada akhir pekan ini. Mendengar penjelasan tersebut, kini warga pun menunggu realisasi janji PT KAI. Aksi warga ini, mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian Polsek Jatibarang yang dipimpin langsung Kapolsek Jatibarang Kompol Ajang Anwar Mustofa. (cip)
Saluran Tersumbat,Jadi Biang Banjir
Minggu 26-01-2014,13:10 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,03:02 WIB
BMKG Rilis Posisi Hilal Syawal 1447 H, Idulfitri Diprediksi 21 Maret 2026
Kamis 12-03-2026,05:01 WIB
Kuota Mudik Gratis Jabar Masih Ada! 1.012 Kursi Tersisa, Cek Rute dan Jadwalnya
Kamis 12-03-2026,04:01 WIB
BGN Hentikan Operasional 1.512 SPPG di Jawa, Ini Daftar Provinsi Terdampak
Kamis 12-03-2026,08:39 WIB
Program Gentengisasi Jatiwangi Resmi Dimulai, Maruarar Sirait Lepas 14 Truk Genteng Senilai Rp3 Miliar
Kamis 12-03-2026,02:33 WIB
Immoderma Cirebon Berbagi di Bulan Ramadan, 100 Paket Sembako Disalurkan untuk Anak Binaan
Terkini
Kamis 12-03-2026,22:26 WIB
Polres Cirebon Kota Gelar Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026, Siap Amankan Mudik dan Lebaran
Kamis 12-03-2026,22:14 WIB
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Suranenggala, Bupati Imron Pastikan Bantuan dan Perbaikan Sekolah
Kamis 12-03-2026,21:22 WIB
Kelme Rilis Jersey Terbaru Timnas Indonesia, Harga Mulai Rp749 Ribu
Kamis 12-03-2026,21:07 WIB
Belajar Al-Qur’an hingga Berbagi Takjil, Ramadan DWP Kota Cirebon Berakhir Khidmat
Kamis 12-03-2026,20:21 WIB