PATROL – Pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April 2014 mendatang, diperkirakan selesai sampai pukul 24.00. Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Patrol, Fuad Kurdi menuturkan, perkiraan tersebut disebabkan beberapa hal. Selain jumlah calon pemilih di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) cukup banyak atau dirata-ratakan 300 orang, juga karena proses penghitungan suara DPR RI, DPD, DPRD provinsi, dan kabupaten yang bakal memakan waktu cukup lama. Dia mengasumsikan jika setiap lembar surat suara membutuhkan waktu maksimal 1 menit, kemudian dikalikan 4 lembar maka proses penghitungan suaranya bakal memakan waktu sekitar 1.200 menit atau 20 jam. “Artinya, apabila penghitungan suara dimulai jam 2 siang tentu selesainya bisa sampai jam 12 malam,” terang dia kepada Radar, kemarin. Semula pihaknya memrediksi proses pemungutan suara yang akan banyak memakan waktu. Karena pemilih harus membuka, melihat, mencoblos serta memasukkan surat suara ke dalam kotak. Hal itu cukup merepotkan bagi pemilih yang kebanyakan masih awam, sehingga dapat memakan waktu cukup lama. Tapi setelah dihitung-hitung, justru pelaksanaan penghitungan sampai pencatatan rekapitulasi suara yang membutuhkan tempo lebih lama. Sebab, petugas KPPS harus membuka dan memperlihatkan kepada saksi terkait keabsahan hasil pencoblosan yang bisa saja terjadi komplain sehingga butuh ketelitian. “Kalau proses pemungutan suara masih bisa disiasati dengan menambah bilik suara. Tapi kalau penghitungan kartu suara, harus satu persatu dan rawan terjadi komplain dari saksi. Ini juga berdasarkan pengalaman pada pelaksanaan Pemilu 2009 lalu,” jelasnya. Sekretariat PPK Anjatan, Ade Sumantri mengatakan, menghadapi pelaksanaan hari H pemungutan dan penghitungan suara yang diprediksi sampai malam hari, seluruh Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) untuk menyediakan alat penerangan. Sebab sesuai aturan, penghitungan suara hasil pemungutan suara harus dilakukan di ruangan yang berpenerangan cukup. Tak kalah pentingnya, KPPS juga diminta membuat TPS tidak jauh dari pemukiman penduduk atau gedung fasilitas umum maupun lembaga pendidikan. “Jadi kalau butuh listrik tinggal colok saja. Gak usah sewa genset atai disel,” kata dia. (kho)
Penghitungan Suara Bisa Sampai Tengah Malam
Jumat 07-03-2014,14:54 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,15:11 WIB
4 Pelaku Curanmor di Cirebon Ditangkap Polisi, 2 Lainnya Kabur Tinggalkan Senjata dan Motor Curian
Jumat 13-03-2026,10:02 WIB
Cara Dapat Saldo DANA Gratis Rp120 Ribu dari Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cukup Main Game Ini
Jumat 13-03-2026,10:16 WIB
Jadwal Persib vs Borneo FC: Bojan Hodak Ungkap Kondisi Terkini Skuad Maung Bandung
Jumat 13-03-2026,12:30 WIB
Volume Sampah TPA Kopiluhur Cirebon Melonjak Selama Ramadan, 200 Ton Lebih per Hari
Jumat 13-03-2026,09:35 WIB
29 Kasus Narkoba Terungkap di Indramayu Awal 2026, Polisi Tangkap 36 Tersangka
Terkini
Sabtu 14-03-2026,07:01 WIB
Timnas Indonesia Siap Hadapi FIFA Series 2026, Pemain Dikumpulkan Setelah Lebaran
Sabtu 14-03-2026,06:01 WIB
PGRI Kabupaten Cirebon Bagikan 12.032 Takjil Serentak di 40 Kecamatan
Sabtu 14-03-2026,05:01 WIB
Cuaca Idulfitri 2026 di Jabar: Hujan Masih Berpotensi, Waspadai Longsor di Jalur Mudik
Sabtu 14-03-2026,04:34 WIB
Situasi Global Memanas, Prabowo Dorong Penghematan BBM di Indonesia
Sabtu 14-03-2026,04:01 WIB