Ade Ruli mengungkapkan, bahwa pihaknya menerima laporan dugaan penganiayaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia serta dua korban lainnya dalam kondisi kritis.
"Menurut informasi sampai saat itu korban belum sadar, belum bisa memberikan keterangan,” jelas Ade.
“Tadi Unit Reskrim sudah cross check lagi ke rumah sakit terus menyusuri yang diduga TKP karena informasinya itu (TKP) masih belum jelas," jelasnya.
Ade Ruli memastikan bahwa kasus kematian aktivis GMNI di Sukabumi tersebut sedang diselidiki oleh aparat kepolisian.