Korban Dokter Perkosa Pasien di RSHS Bandung Bertambah Jadi 3 Orang

Kamis 10-04-2025,12:30 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan bahwa ada kemungkinan korban bertambah lagi.

BACA JUGA:Terkait Aksi Unjukrasa, Begini Penjelasan Perwakilan Pekerja PT Yihong

BACA JUGA:Samsat Sumber Cirebon Tidak Ada Libur, Pegawai Kerja Sampai Tengah Malam

Hendra juga menekankan agar masyarakat yang merasa jadi korban tindak kejahatan PAP segera melapor.

“Kemungkinan jumlah korban bertambah, dan kami terbuka untuk menerima laporan lainnya,” tuturnya.

Kasus ini mencuat setelah, FH (21), salah satu korban asusila PAP, melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

SH merupakan ppendamping pasien yang sedang menjalani perawatan di RSHS Bandung. Dia melaporkan dugaan tindak pidana pelecehan seksual ke Polda Jawa Barat.

BACA JUGA:5 Minuman yang Dapat Meningkatkan Mood Secara Instan

BACA JUGA:Data BPS: Maret 2025 Kota Cirebon Alami Inflasi 0,24 Persen, Terendah se-Jabar

Adapun dua korban lainnya sampai saat ini belum melapor ke polisi. Namun informasi terkait kedua korban tersebut sudah disampaikan pihak rumah sakit.

“Dua korban lainnya adalah pasien, bukan keluarga pasien seperti FH. Pelaku sama, tetapi kasusnya berbeda,” demikian dikatakan Kombes Surawan.

Dia juga menekankan agar para korban lainnya segera membuat laporan resmi ke polisi.

“Salah satu korban sudah siap memberi keterangan sebelum Lebaran, namun belum sempat datang. Kami masih menunggu,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, dokter PPDS di RSHS Bandung bernama Priguna Anugrah Pratama atau PAP diduga telah melakukan tindakan asusila yakni memperkosa pendamping pasien.

Lokasi kejadian di lantai 7 Gedung MCHC RSHS Bandung. Modus yang dilakukan pelaku yakni dengan berdalih melakukan pemeriksaan darah. 

Di tengah proses tersebut, pelaku kemudian menyuntikan cairan bius kepada korban. Setelah korban tidak sadar karena pengaruh bius, pelaku melancarkan aksinya.

Kategori :