Laba BSI Triwulan I 2025 Tumbuh Double Digit, Faktor Layanan Digital

Kamis 01-05-2025,17:30 WIB
Reporter : Apridista S Ramdhani
Editor : Tatang Rusmanta

"Hampir seluruh indikator kinerja keuangan BSI masih tumbuh positif secara YOY baik dari sisi pertumbuhan Aset, Pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga," jelasnya. 

BACA JUGA:Laba Meningkat, CIMB Niaga Tetap Fokus Pada Inovasi dan Customer Centricity

BACA JUGA:FIFGROUP Nobatkan Guru Penggerak Literasi Keuangan sebagai Duta Menyala di Teacher Summit 2025

Sementara itu, Direktur Finance & Strategy BSI, Ade Cahyo Nugroho mengungkap aset BSI per posisi Maret 2025 Rp401 Triliun, tumbuh  12% YoY.

Dana Pihak Ketiga tumbuh 7,4% YoY ke level Rp319 triliun di mana 60,96% dikontribusi oleh dana murah (CASA).

Adapun pembiayaan BSI masih tumbuh 16,21% YoY dengan kualitas yang terjaga sebagai indikasi Perseroan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Per Maret 2025, total pembiayaan yang disalurkan BSI Rp287,2 triliun berdasarkan segmen.

Pembiayaan yang disalurkan oleh BSI ke segmen konsumer, bisnis emas dan kartu mencapai Rp156,71 triliun tumbuh 16,08%.

Disusul segmen wholesale mencapai Rp80,62 triliun tumbuh 17,28% dan retail Rp49,87 triliun tumbuh 14,91%.

"Kualitas pembiayaan terjaga dengan indikasi NPF Gross 1,88% membaik dari periode sebelumnya. Cost of credit (CoC) perseroan juga membaik di level 0,93%," terangnya. 

Ade Cahyo mengatakan bahwa tahun 2025 ini kondisi cukup menantang dampak dari global macroeconomy dan geopolitik.

Namun BSI terus menggali potensi bisnis yang lebih luas terutama yang memiliki uniqueness syariah seperti Tabungan Haji juga mengoptimalkan potensi bisnis emas.

"Kami menyadari mulai ada tekanan likuiditas, karena itu kami harus mengantisipasi dengan fokus pada strategi untuk menumbuhkan bisnis yang prudent dan tentu menjaga efisiensi agar perseroan tetap dapat membukukan kinerja sesuai target yang telah ditetapkan, tukasnya. (apr/opl)

Kategori :