RADARCIREBON.COM - Kehadiran lembaga pelatihan kerja (LPK) di Kota Cirebon selama ini membantu meningkatkan kualitas calon tenaga kerja. Namun demikian, perkembangan dunia digital, LPK perlu terus melakukan up grade. Untuk itulah Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon selama sepekan menggelar pembinaan LPK se Kota Cirebon.
Ketua Pelaksana, Septiani Khaerunnisa S.Psi kepada Radar menjelaskan, kegiatan pembinaan LPK Kota Cirebon ini digelar selama sepekan, terhitung mulai tanggal 15-22 Mei 2025.
Selama sepekan, kata Septi, Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon telah menyelesaikan rangkaian kegiatan Pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), ini sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelatihan dan penguatan peran LPK sebagai mitra strategis ketenagakerjaan di daerah.
Kegiatan Dimulai pada 15 Mei 2025, kata Septi, diawali dengan Bimbingan Teknis Kelembagaan dan Kemitraan yang menghadirkan narasumber dariKementerian Ketenagakerjaan, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Badan perencanaan pembangunan penelitian dan pengembangan daerah (Batpelitbangda).
BACA JUGA:Fazzio Modifikasi Iconic Bikin Melirik Di Ajang Perdana Fazzio Modifest Samarinda
“Sebanyak 30 pimpinan/perwakilan LPK se-Kota Cirebon mengikuti kegiatan ini,” ujar Septi.
Kemudian pada tanggal 19–22 Mei 2025, kata Septi, digelar Pelatihan dan Sertifikasi Instruktur LPK, yang diikuti oleh 10 peserta terpilih. Selanjutnya kegiatan ditutup dengan pelaksanaan Uji Kompetensi (UJK) sebagai bentuk pengakuan profesional bagi para instruktur LPK di Kota Cirebon.
Kabid Pelatihan dan Penempatan Kerja Dra Fatwa Alfatiyah, didampingi Fungsional Pengantar Kerja Ahli Muda, Muhammad Yani SH mengatakan, Tujuan utama kegiatan ini adalah Memperkuat kapasitas kelembagaan LPK, Meningkatkan kualitas pelatihan dan Menjamin kesiapan instruktur dalam menjawab kebutuhan dunia kerja.
Ke depan, kata Fatwa, Disnaker akan terus melakukan monitoring dan evaluasi berkala untuk memastikan LPK tetap adaptif, kompeten, dan berkualitas dalam mencetak tenaga kerja yang siap bersaing di era industri. (abd)
BACA JUGA:dr Hj Ratnawati: Ekonomi Kreatif Sudah Terbukti Selamatkan Bangsa Saat Krisis