Bank Mandiri Taspen Terbitkan Obligasi Rp3 Triliun

Kamis 12-06-2025,16:47 WIB
Reporter : Apridista S Ramdhani
Editor : Tatang Rusmanta

BACA JUGA:Peringati Hari Bahayangkara Ke-79, Polresta Cirebon Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Lanjutnya, saat ini jumlah pegawai di Indonesia ada sekitar 3,4 juta, dan dari angka itu, 120ribu sampai dengan 130ribu akan pensiun setiap tahun.

Setiap tahunnya Bank Mandiri Taspen menerima 90ribu sampai 100 ribu pensiuna dari Taspen. Setiap tahunnya ada 50 ribu calon dbitur yang bisa diakuisisi.

Strategi meningkatkan probabilitas Bank Mandiri Taspen kedepan akan memastikan net interest margin melalui penerapan smart pricing pada penyaluran kredit secara selektif perwilayah dan juga prioritas bisnis.

Di sisi pendanaan, Bank Mandiri Taspen juga fokus pada perbaikan struktur dana dengan mendorong akuisisi dana ritel yang memiliki cost of fund yang rendah serta pengelolaan dana wholesale funding yang lebih terukur dengan fokus pada pertumbuhan jumlah nasabah.

"Dengan kekuatan base yang kami miliki kami optimis bisa mengakselerasi di bisnis landing dan dapat memperbaiki struktur pendanaan sehingga net income dipastikan semakin meningkat,” ungkapnya.

Semenbtara itu, Direktur Capital Markets Mandiri Sekuritas, Silva Halim mengatakan pada tahap pertama, obligasi senilai Rp1,5triliun akan diterbitkan pada Juli 2025.

Tahap berikutnya, dengan nilai yang sama yakni Rp 1,5 triliun, direncanakan terbit pada April 2026.

Tahapan penerbitan akan dimulai dengan periode bookbuilding pada 11–18 Juni 2025. Masa penawaran umum obligasi PUB II Tahap I akan berlangsung pada 1 Juli 2025, dengan penjatahan pada 2 Juli dan penyelesaian pembayaran dari investor pada 3 Juli 2025.

Distribusi obligasi 4 Juli, dan pencatatan di BEI pada 7 Juli 2025. Dalam penerbitan PUB II Tahap I ini, Bank Mandiri Taspen didukung oleh sejumlah jasa profesi penunjang.

Melalui penerbitan ini, Bank Mandiri Taspen berharap dapat terus mendorong inklusi keuangan dan memperkuat posisinya sebagai mitra strategis para pensiunan dalam membangun masa depan yang produktif dan sejahtera.

"Obligasi ini akan diterbitkan dalam dua seri, yakni Seri A dengan tenor tiga tahun dan indikasi kupon 6,30 persen hingga 7,00 persen. Sementara, Seri B dengan tenor lima tahun dan indikasi kupon 6,40 persen hingga 7,10 persen," tukasnya. (apr/opl)

Kategori :