“Pengangguran semakin banyak karena tidak ada pemasukan,” katanya.
“Hotel, travel, restoran, destinasi wisata, UMKM termasuk tukang parkirnya juga otomatis terdampak," imbuhnya.
Dengan kondisi tersebut, jelas Nana, Gubernur Jawa Barat secara tidak langsung membuat bank emok menjadi subur dengan mayoritas nasabah adalah para pelaku di bidang pariwisata.
Bank emok sendiri adalah istilah yang merujuk pada praktik pinjaman uang secara kelompok yang dilakukan oleh individu atau kelompok.
“Pelaku pariwisata pun bilamana sudah tidak ada kerjaan, nganggur, akan lari ke bank emok secara tidak langsung. Pak Gubernur menyuburkan bank emok," tegasnya.
Sebelumnya, pada Senin (21/7/2025), sebanyak 800 pelaku pariwisata dari Ciayumajakuning bergabung dengan ribuan pelaku pariwisata dari Jawa Barat mendatangi Gedung Sate.
Mereka menggelar aksi damai, mendesak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencabut larangan study tour.
Mereka yang turun aksi itu terdiri dari travel agen, tour guide, PO Bus, hingga pelaku UMKM yang selama ini menggantungkan hidupnya dari pariwisata.
Larangan study tour dinilai telah memberikan dampak ekonomi bagi para pelaku pariwisata di Jawa Barat. (den/awr)