BACA JUGA:Gercep, 211 Botol Miras Berhasil Disita Polisi di Pegambiran Cirebon
Menurut pihak PT Pertamina, insiden terjadi di Stasiun Pengumpul Subang, Desa Cidahu, Kecamatan Pagaden Barat Kabupaten Subang.
Pasca kejadian, pada pukul 06.41 WIB api berhasil dipadamkan oleh Tim Penanggulangan Keadaan Darurat Pertamina EP Subang Field.
Tim bergerak cepat melakukan penanganan teknis dengan melakukan pemadaman sumber api dan melakukan tindakan mitigasi untuk mengendalikan kondisi.
Seluruh langkah penanganan dilakukan sesuai dengan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang diberlakukan Perusahaan.
BACA JUGA:Soloraya Great Sale Menuai Sukses, Ahmad Luthfi Dijuluki Bapak Inisiator Aglomerasi
"Pertamina EP memastikan situasi di lokasi tetap aman dan terkendali. Pertamina EP telah membentuk tim investigasi untuk mengetahui penyebab terjadinya peristiwa ini," tulis rilis Pertamina.
Sebelumnya, Warga Subang yang berdekatan dengan lokasi ledakan pipa gas milik PT Pertamina, sempat panik mendengar suara gemuruh.
Menurut keterangan warga setempat, sebelumnya meledak terdengar suara gemuruh besar yang mengagetkan warga.
Derli, salah satu warga setempat mengatakan, sebelum terjadi ledakan terdegar suara gemuruh yang berlangsung hingga 10 menit.
"Ada suara gemuruh tapi kok lama kurang lebih 10 menit. Saya keluar suara mencari tahu sumber suara, itu masih terdengar. Ternyata arahnya sebelah utara," ucap Derli dikutip dari laman PasundanEkspres.ID.
Setelah keluar rumah, dirinya mendapati ledakan yang cukup besar di area SP Pertamina Cidahu tersebut.
"Makin lama agak besar lalu ada suara ledakan cukup besar dan ada semburan api," ucapnya.
Ia mengatakan, tak lama setelah itu suara gemuruh hilang. Kemudian terlihat api membumbung tinggi ke atas.